Selasa, 18 Juni 2024
Selular.ID -

Kekurangan Kelebihan Internet Satelit Dengan Fiber Optik

BACA JUGA

Selular.ID – Sama-sama akan berperan sebagai penyedia layanan internet di Indonesia, tapi harus pahami perbedaan Internet Satelit dengan internet yang menggunakan fiber optik.

Upaya pemerintah kali ini peran dari Kementerian komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) dalam pemerataan digitalisasi dan layanan internet merata terus dilakukannya.

Kemarin Kemenkominfo bersama dengan konsorsium, mencanangkan akan meluncurkan satelit Indonesia pertama atau Satria 1.

Memang tujuan awalnya pembangunan internet satelit ini akan menyasar pada sektor pendidikan, fasilitas layanan kesehatan, kantor pemerintah daerah, serta TNI dan Polri.

Baca juga : Tantangan Bisnis Satelit di Indonesia

Tapi perlu diingat, Kemenkominfo tidak hanya upaya memberikan layanan internet hanya melalui satelit saja. Jangan lupakan proyek fiber optik yang juga telah dikerjakan jauh-jauh hari.

Keduanya sama yakni sama-sama menyediakan layanan internet, yang juga dituju untuk seluruh masyarakat khususnya di Indonesia.

Tapi perlu diketahui, sifat dari keduanya ini jelas jauh berbeda, dan nyatanya punya keunggulan dan kekurangan masing-masing.

Dan ini dijelaskan oleh pakar yang memahami perbedaan diantara keduanya, yakni Usman Kansong sebagai Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik, menjelaskan.

“Ada kelebihan dan kekurangan, kalau fiber optik ongkosnya mahal, bayangkan menanam fiber optik dibawah laut, itu ada risiko gempa bawah laut, misal kaya kemarin di Papua ada gempa laut itu putus yang mengarah ke papua, lalu disekitar Merak itu juga rusak akibat terkena jangkar jadi kabel optiknya putus.” Kata Usman dalam sela-sela wawancara pada hari Selasa (13/06/2023).

“Nah kalau satelit tidak ada risiko seperti itu cuma masalah di stabilitas, dan lebih kuat itu fiber optik dibandingkan dengan satelit.” Tambahnya.

Jadi kekurangan dari fiber optik adalah rawan terhadap kasus atau bencana, tapi tidak dengan satelit. Namun masalah konektivitas lebih kuat fiber optik.

Lain itu, Usman juga menambahkan kalau hal lain yang membedakan satelit dengan fiber optik ialah, Selain minim dari risiko bencana, biaya juga lebih murah.

“Yang paling bagus emang fiber optik, satelit pun bagus tapi memang tidak sebagus fiber optik. Untuk ongkosnya, satelit relatif lebih murah. Dalam arti risiko bencana dll itu lebih murah, kalau dihitung dibandingkan dengan fiber optik.” Jelsnya.

Jadi yang membuatnya fiber optik lebih mahal bukan hanya dari pembuatan di awal, tapi juga risiko-risiko bila terjadi bencana, yang itu membuatnya perlu adanya biaya perbaikan yang berkala.

Dalam pernyataan penutup, Usman dalam penjelasannha bahwa Kominfo punya juga bukan hanya fiber optik dan satelit, tapi ada juga Base Transceiver Station (BTS).

“Ini semua gunanya untuk menjangkau internet diseluruh Indonesia, artinya semua teknologi pasti ada batasannya, satelit ini complimen jadi kita berharap seperti itu, sesuai arahan presiden yang mengatakan one live behind, artinya semua orang masyarakat Indonesia harus bisa dimanapun ia berada bisa mengakses internet.” Tutupnya.

Baca juga : XL Axiata Padukan Infrastruktur Fiber Optik dengan PLN Icon Plus

- Advertisement 1-

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU