Layanan Cloud Milik Microsoft Pakai ChatGP

Baidu AI Chatbot Siap Menyaingi ChatGPT
Layanan Cloud Milik Microsoft Pakai ChatGP

Selular.ID – Microsoft resmi merilis layanan cloud computing Azure. Kehadirannya hadir dengan inovasi baru yang sedang populer yang mengadaptasi teknologi AI (Artificial Intelligence) yakni ChatGPT.

Layanan ini merupakan hasil kerja sama perusahaan dengan OpenAI yang memberikan akses ke teknologi pembelajaran mesin canggih. Layanan OpenAI, sekarang tersedia secara umum, dan diharapkan akan membawa penggunaan baru.

Seperti diketahui, minat publik terhadap OpenAI melonjak setelah ChatGPT dirilis pada November, sebuah chatbot berbasis teks yang dapat menyusun prosa, puisi, atau bahkan kode komputer sesuai perintah.

ChatGPT didukung oleh kecerdasan buatan generatif, yang memunculkan konten baru setelah pelatihan pada data dalam jumlah besar teknologi yang memungkinkan lebih banyak pelanggan melamar untuk digunakan oleh Microsoft.

ChatGPT sendiri, bukan hanya teknologi dasarnya, akan segera tersedia melalui cloud Microsoft, katanya dalam sebuah posting blog.

Baca Juga:Dua Pendiri Google Turun Gunung Karena Muncul ChatGPT, Begitu Hebatkah?

Microsoft mengatakan sedang memeriksa aplikasi pelanggan untuk mengurangi potensi penyalahgunaan perangkat lunak, dan filternya dapat menyaring konten berbahaya yang mungkin dimasukkan pengguna atau yang mungkin dihasilkan oleh teknologi.

Potensi bisnis dari perangkat lunak semacam itu telah mengumpulkan investasi modal ventura besar-besaran di perusahaan rintisan yang memproduksinya, pada saat pendanaan telah mengering.

Beberapa perusahaan telah menggunakan teknologi tersebut untuk membuat konten pemasaran.

Saat ini, model terbaru dari proyek ini adalah DALL-E 2 dan pengguna juga akan dapat dengan cepat mengakses ChatGPT, versi GPT-3.5.

Teknologi-teknologi ini telah disesuaikan dan dilatih dengan inferensi yang dijalankan melalui infrastruktur dan layanan Azure.

Saat ini, perusahaan dikabarkan bekerja lebih erat dengan OpenAI untuk mengevaluasi skenario penggunaan serta mengidentifikasi dan mengatasi potensi risiko.

Perusahaan akan menyediakan pemantauan rutin terhadap input layanan dan konten yang dihasilkan.

Selain itu, akan tersedia juga filter konten yang dirancang khusus untuk mendeteksi konten yang kasar, penuh kebencian, dan menyinggung.

Bahkan, dalam waktu dekat Microsoft akan menghadirkan integrasi ChatGPT di mesin pencarian Bing miliknya.

Baca Juga:Cara Menggunakan ChatGPT, Cara Kerja, Cara Daftar, Serta Risikonya

Tentunya, hal ini akan membuat perusahaan semakin mantap masuk ke dalam area atau model bisnis baru yang berbasiskan AI.