6 Bulan Berselang, Telegram Premium Sudah Mencapai 1 Juta Pelanggan

Cara Membuat Akun Telegram
Cara Membuat Akun Telegram

Selular.ID – Sudah sekitar 6 bulan setelah rilisnya Telegram premium kepermukaan, kini dikabarkan sudah mencapai 1 juta pelanggan.

Tepatnya rilis pada tanggal 19 Juni 2022 kemarin Telegram luncurkan fitur ekslusif bagi platformnya.

Dari penamaan yang premium pastinya ada segala fitur yang memang dirasa tepat untuk digunakan secara ekslusif.

Telegram premium ini memang sebuah layanan berbayar dari Telegram dengan layanan yang tidak dirasakan pada platform normalnya.

Mengutip dari artikel sebelumnya yang berjudul Telegram Premium Segera Rilis Bulan Ini, Apa Saja Keuntungannya? yang dilansir juga dari Beebom mengatakan bahwa salah satu layanannya untuk premiumnya ini mempunyai kemampuan untuk mengunggah file dengan ukuran besar 4GB.

Untuk harganya sendiri juga tidak terlalu mahal bagi yang mau berlangganan, karena dikenakan biaya hanya 5 hingga 6 dollar Amerika Serikat atau jika dirupiahkan (Kurs Rp 15.626) Rp 78 ribu hingga Rp 93 ribu.

Dan 6 bulan berselang dari kemunculan Telegram premium ini sudah mendapatkan jumlah pelanggan sebesar 1 juta.

Bertepatan hal ini disampaikan oleh Pavel Durov selaku Founder and Chief Executive Telegram yang membagikan pembaharuan di salurannya.

Dengan menyebutkan tonggak sejarah itu sebagai “salah satu contoh paling sukses dari rencana berlangganan media sosial yang pernah diluncurkan.”

Pavel Durov juga menambahkan langganan ini bagaimanapun masih mewakili sebagian kecil dari keseluruhan pendapatan Telegram.

Ia juga optimis dan berharap suatu hari nanti premium akan menghasilkan pendapatan yang banyak sebanyak iklan.

Dorongan Telegram untuk memonetisasi ini datang pada saat saingan utamanya WhatsApp juga sama-sama berebut untuk menemukan cara menghasilkan uang.

WhatsApp tetap gratis dan tidak memiliki tingkatan berbayar, tetapi perusahaan atas naungan Meta tersebut semakin membawa bisnis ke aplikasi pesan instan.

Selain langganan yang diberikan pada Telegram premium agar menghasilkan pendapatan, perusahaan juga sedang mengembangkan sejumlah alat terdesentralisasi, termasuk dompet dan pertukaran non-penahanan, kata Durov diakhir bulan lalu.

Baca juga : Cara Kirim Chat ke Nomor Sendiri di WhatsApp, Fitur Ini Tiru Telegram