Saham GOTO Ambrol ke Rp151 per Lembar di Hari Terakhir Lock-up

Saham GOTO ambrol.
Saham GOTO ambrol.

Selular.ID – Saham emiten teknologi PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) ambrol pada hari terakhir masa lock-up, Rabu (30/11/2022).

Pada penutupan pasar modal hari ini, saham GOTO melemah hingga Rp151 per lembaranya.

Padahal usai pembukan hari Rabu ini, saham tersebut sempat berada di harga Rp168 per lembarnya.

Saham GOTO bergerak melemah dengan turun 6,79 persen atau 11 poin ke level 151 per saham.

Baca juga: Jelang Dibukanya Lock-up Saham GoTo, Sejumlah Perusahaan Sekuritas Sarankan Buy atau Hold

Level ini merupakan level terendah saham GOTO selama melantai di BEI.

Saham GOTO tercatat melemah di tengah penguatan IHSG yang naik 0,47 persen, ke level 7.044.

Sejumlah pihak menyebut, harga saham GOTO bisa saja semakin melemah saat lock-up tidak berlaku lagi mulai tanggal 1 Desember 2022.

Pasalnya ada sejumlah investor dari perusahaan raksasa yang kemungkinan bakal menjual seluruh sahamnya.

Saran Sejumlah Sekuritas

Jelang berakhirnya masa lock-up saham emiten teknologi PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GoTo), sejumlah perusahaan sekuritas sarankan beli (buy) atau tahan (hold).

Rekomendasi ini terungkap dalam riset terbaru yang rilis pada November 2022 ini setelah GoTo melaporkan kinerja keuangan kuartal III-2022 (Q3).

Kinerja keuangan dan bisnis GoTo di Q3 yang melampaui target dan ekspektasi para analis membuat perusahaan sekuritas pun memberikan proyeksi positif.

Proyeksi positif ini terhadap masa depan bisnis GoTo dan prospek saham induk Gojek, Tokopedia, dan GoTo Financial itu dalam jangka panjang.

TONTON JUGA:

Menurut mereka, GoTo akan mencapai margin kontribusi positif di Q4-2023 dan membukukan EBITDA positif di 12-18 bulan setelahnya.

Margin kontribusi adalah rasio nilai dari profitabilitas dari masing-masing produk yang ada di perusahaan GoTo, sebelum pengurangan biaya headquarter atau operational expenses.

Baca juga: Masa Lock-up Saham GoTo Segera Berakhir, Apa Dampaknya Bagi Investor?

Dengan alasan ini, dua perusahaan sekuritas asing yakni CGS-CIMB Securities dan UOB Kay Hian menyematkan rekomendasi hold saham GoTo.

UOB bahkan mengubah rekomendasinya dari jual (sell) ke tahan atau hold.

Sementara itu, Mandiri Sekuritas (Mansek) merekomendasikan beli untuk saham GOTO.

Beberapa hal yang membuat para sekuritas memberikan pandangan yang positif terhadap masa depan GOTO.

Pertama, pendapatan GOTO Q3-2022 melesat 216,6% secara tahunan (yoy) dan 140% secara kuartalan (qoq).

Sedangkan biaya promosi ke customer berkurang 57% yoy dan 63% qoq.

Hal ini menunjukkan tren ke arah yang benar untuk mencapai profitabilitas.

Selain itu, menunjukkan konsumen tetap menggunakan layanan GOTO walau promo berkurang.

“Kami menyematkan rekomendasi beli saham GOTO dengan target harga Rp 415/saham,” mengutip riset dari dua analis Mansek yakni Adrian Joezer dan Ryan Aristo tanggal 22 November 2022.

“Menurut kami, hasil kinerja kuartal III sangat menunjukkan eksekusi GOTO yang sangat cepat dalam mencapai target waktu menuju profit,” sambungnya.

Tantangan saat Lock-up

Baca juga: Kilas Balik GoTo: Awal Tahun Dapat Rp15,8 T Usai IPO, Akhir Tahun PHK Ribuan Karyawan