Sabtu, 18 Mei 2024
Selular.ID -

Momen Piala Dunia Qatar Bisa Menjadi Gimik Marketing Untuk Pembelian STB

BACA JUGA

Selular.ID – Alfons Tanujaya menyebutkan bahwa momen Piala Dunia Qatar 2022 ini dari segi penggunaan STB (Set Top Box) bisa dijadikan sebagai hadiah untuk gimik marketing.

Dimaksudkan disini ialah cerminan digitalisasi untuk saat ini. Semua orang sepakat untuk rela menonton siaran televisi digital.

Sebenarnya secara ideal, dari sisi kualitas, kualitas video dari film 35mm atau 65mm yang diproduksi secara analog memiliki kualitas yang sangat tinggi jauh melampaui kualitas siaran. Jika dipancarkan secara digital apakah itu HD, 4K ataupun 8K sekalipun.

Namun karena keterbatasan teknologi teknologi dan mahalnya sarana untuk bisa menikmati siaran analog berkualitas yang hanya bisa dinikmati di theatre.

Maka siaran analog yang ditransmisikan melalui udara ini kalah bersaing dengan siaran digital yang jauh lebih efisien.

Sehingga dapat diadopsi oleh Lembaga penyiaran diseluruh dunia termasuk Indonesia yang menerapkan ASO (Analog Switch Off).

Baca juga : Cara Membeli Tiket Piala Dunia 2022 secara Online dan Daftar Harganya

Digital ini adalah binary dan apapun yang ada di domain digital dapat dikirimkan dengan sangat efektif melalui konteks digital.

Keunggulannya ialah data bisa dimanipulasi seperti kompresi sehingga ukurannya jadi lebih kecil dan tidak mempengaruhi kualitas, multipleksing sehingga lebih banyak data yang dapat dikirimkan pada kanal yang sama.

Namun pada dasarnya dari penggunaan siaran TV Analog ini pasti adanya kerugian yang dialami masyarakat.

Contoh saja harus membutuhkan Set Top Box disetiap TV Analog agar dapat menerima siaran TV Digital. Harganya pun juga bisa dibilang tidak murah, mungkin murah bagi mereka yang memiliki banyak uang.

Tapi penonton televisi juga masih banyak dirasakan oleh masyarakat menengah kebawah, maka dari itu kemungkinan beban untuk membeli Set Top Box jika ia tidak mendapat bantuan pemerintah dirasa cukup terbebani.

Stratego pemerintah memberikan bantuan set top box untuk masyarakat kurang mampu dikabarkan masih adanya kendala karena database yang dimiliki tidak terlalu handal.

Menurut Alfons Tanujaya selaku pengamat keamanan siber dari vaksincom berpendapat bahwa “pendistribusian bantuan set top box ini tidak tersalurkan dengan baik.”

Namun memang perlu dicari solusi bagi masyarakat yang tidak mampu membeli set top box dan stasiun TV yang selain dibebani biaya peralihan investasi sistem analog ke digital juga dibebani dengan biaya set top box.

Apalagi pada saat yang tepat hadir di momen piala dunia seperti ini, dan banyak yang bilang bahwa piala dunia Qatar saat ini tidak begitu marak seperti edisi-edisi sebelumnya.

Mungkin faktor masyarakat ada yang belum beralih kesiaran televisi digital karena menggunakan STB dan tidak mampu juga berlangganan di platform menayangkan pertandingan piala dunia, menjadikan itu kurang ramai bagi di Indonesia sendiri.

Dan bagi Alfons Tanujaya beranggapan “momen piala dunia ini adalah momen yang mungkin bisa diharapkan set top box TV digital bisa dijadikan sebagai hadiah untuk gimik marketing oleh berbagai pihak yang sudah pasti akan sangat dihargai dan diminati oleh masyarakat.”

Baca juga : Demam Piala Dunia, Game FIFA23 Jadi Diskon di Steam

- Advertisement 1-

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU