XL Axiata Butuh Tambahan Modal di Paruh Kedua 2022

XL Axiata Butuh Tambahan Modal

Selular.ID – XL Axiata menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) guna meminta persetujuan untuk rencana penambahan modal melalui Penawaran Umum Terbatas III (PUT III) dengan memberikan HMETD.

Acara yang berlangsung pada 10 Agustus 2022 ini sesuai dengan ketentuan Pasal 15 POJK No. 32/2015.

Perseroan berencana untuk menggunakan seluruh dana bersih yang diperoleh dari PUT III, setelah dikurangi biaya-biaya emisi saham, akan digunakan untuk membayar hutang.

Direktur & Chief Financial Officer XL Axiata, Budi Pramantika mengatakan, “Perseroan memperkirakan bahwa rencana PUT III dapat memperkuat struktur permodalan Perseroan guna mengembangkan kegiatan usaha penyelenggaraan jasa telekomunikasi dan/atau jaringan telekomunikasi dan/atau multimedia yang merupakan bagian dari kegiatan usaha utama Perseroan, serta peruntukan lainnya yang dapat mendukung pertumbuhan bisnis Perseroan sehingga akan berpengaruh positif terhadap kondisi keuangan Perseroan.”

Baca Juga: Ini 5 Pemenang Kompetisi Modal Pintar 2022 XL Axiata

Terkait aksi korporasi tersebut, Direksi Perseroan menyampaikan beberapa hal:

Jumlah Maksimal Rencana Penerbitan Saham

Untuk melakukan penambahan modal, Perseroan berencana untuk menerbitkan saham baru dengan nilai nominal Rp100 per saham dalam jumlah sebanyak-banyaknya 2.750.000.000 (dua miliar tujuh ratus lima puluh juta) saham baru.

Perkiraan Periode Pelaksanaan Penambahan Modal

Jangka waktu antara tanggal persetujuan RUPSLB tidak lebih dari 12 (dua belas) bulan.

Baca Juga: XL Axiata Tawarkan Obligasi dan Sukuk Ijarah, Masing-masing Senilai Rp 1,5 Triliun

RUPSLB juga memberikan persetujuan perubahan Susunan Anggota Dewan Komisaris Perseroan.

Hal ini menyusul diterimanya surat pengunduran diri dari Dato’ Mohd. Izzaddin Bin Idris selaku anggota Komisaris Perseroan.

Dengan diterimanya pengunduran diri sebagaimana persetujuan di atas, susunan anggota Dewan Komisaris Perseroan terhitung sejak ditutupnya Rapat ini adalah sebagai berikut:

Presiden Komisaris
• Dr. Muhamad Chatib Basri

Komisaris
• Dr. Hans Wijayasuriya (Shridhir Sariputta Hansa Wijayasuriya)
• Vivek Sood
• Dr. David R. Dean

Komisaris Independen
• Yasmin Stamboel Wirjawan
• Muliadi Rahardja
• Julianto Sidarto