Top 5 Vendor Smartphone Global Q1-2022, Samsung Digdaya

samsung-galaxy-note-10-and-note-10-plus-5

Selular.ID – Lembaga riset pasar Canalys merilis laporan lengkap pengiriman smartphone global Q1 2022 dan angka-angka menunjukkan Samsung sekali lagi berdiri di puncak kejayaan.

Konglomerat Korea Selatan ini mengelola 73,7 juta pengiriman selama periode Januari – Maret dan mengamankan 24% pangsa pasar smartphone global.

Sebanyak 311,2 juta smartphone dikirimkan untuk periode yang 11% lebih rendah dari waktu yang sama tahun lalu.

Baca Juga: Top 5 Vendor Ponsel Global 2021: Pasar Pulih ke Fase Pre-Covid

Apple berada di posisi kedua dengan 56,5 juta pengiriman dengan pangsa pasar 18% sementara juga membanggakan satu-satunya pertumbuhan tahunan dari lima perusahaan teratas sebesar 8%.

Xiaomi (39,2 juta), Oppo (29 juta) dan vivo (25,1 juta) adalah lima perusahaan teratas lainnya dalam hal pengiriman.

Top 5 Vendor Smartphone Global Q1-2022, Samsung Digdaya

Pasar China mengalami penurunan signifikan selama periode tersebut dengan Xiaomi, Oppo, dan vivo semuanya kehilangan lebih dari 20% dari angka pengiriman mereka dibandingkan dengan waktu yang sama tahun lalu.

Baca Juga: IDC: OPPO Gusur vivo Jadi Top Vendor Smartphone Indonesia 2021

Kekurangan komponen, penguncian COVID yang sedang berlangsung, dan kenaikan inflasi, semuanya dikaitkan dengan permintaan yang buruk.

Honor adalah satu-satunya merek yang tampaknya berjalan dengan baik selama periode tersebut dan mengklaim tempat pertama dalam hal pengiriman dengan 15 juta unit terjual.

Top 5 Vendor Smartphone Global Q1-2022, Samsung Digdaya

Situasi di Afrika dan Timur Tengah tidak jauh lebih baik dengan pengiriman Xiaomi di kedua wilayah menurun 30%.

Amerika Utara adalah satu-satunya wilayah yang mengalami pertumbuhan selama kuartal terakhir dengan seri iPhone 13 Apple dan trio Samsung Galaxy S22 memimpin.

Baca Juga: Top 5 Vendor Smartphone di Indonesia Q4-2021

Ke depan, analis memperkirakan perbaikan dalam rantai pasokan dan rebound permintaan smartphone menjelang paruh kedua tahun ini.