Cara Cek Jalur Ganjil-Genap Cuma Dari Google Maps

Jalur Ganjil-Genap

Selular.ID – Status PPKM di Jakarta naik menjadi level 2 sampai 17 Januari dan berpotensi akan masih berlanjut dalam dua minggu kedepan berdampak juga kepada jalur ganjil-genap di beberapa kawasan ibu kota.

Adanya pemberlakuan ganjil-genap, kadang menjebak para pengendara karena harus menyesuaikan angka di plat nomor mereka yang sesuai dengan tanggal ganjil atau genap, biasanya sistem tersebut diadakan ruas jalur besar di Jakarta.

Seperti jalan Thamrin, jalan Medan Merdeka Barat, jalan Pintu Besar, jalan Gatot Subroto, jalan Gajah Mada, jalan Hayam Wuruk, dan jalan Sudirman. Maka dari itu tim selular punya cara mengecek jalur ganji-genap Cuma dengan menggunakan Google Maps.

Baca Juga: Cara Bikin Akun Google Baru di Perangkat Android 

Lalu, bagaimana cara cek jalur ganjil-genap dari aplikasi Google Maps? Berikut langkah-langkahnya:

  1. Pertama, seblum masuk ke Google Maps pastikan Anda sudah aktifkan GPS.
  2. Jika sudah buka aplikasi Google Maps, kemudian Anda tentukan lokasi yang ingin dituju.
  3. Selanjutnya, pilih tombol Directons/Arah untuk melihat jalur perjalanan yang akan Anda lalui.
  4. Setelah terlihat jalurnya, pilih kendaraan Anda, baik mobil atau motor dengan cara menekan ikon diantara dua kendaraan berada di atas pilihan lokasi yang ingin dituju.
  5. Nanti jalur yang ingin dilalui akan muncul, lalu pilih opsi tiga garis vertikal yang terletak di pojok kanan atas layar, dan ketuk Route Options
  6. Pada menu tersebut akan muncul menu opsi Driving Options, yang meminta jenis plat nomor mobil/motor Anda, baik itu ganjil atau genap yang akan ditentukan berdasarkan angka terakhir di plat
  7. Ketuk tombol Done dan Google Maps akan menampilkan jalur terbaik untuk Anda.

Baca Juga: Pengguna Android Dikucilkan, SVP Google Angkat Bicara

DKI Jakarta naik statusnya menjadi level 2 sejak 4 Januari sampai 17 Januari, hal ini sesuai dengan instruksi dari kemendagri, penyebabnya menjadi level 2 dikarenakan status covid dijakarta kembali naik. Hal itu dikarenakan, varian omicron yang terus naik setiap harinya sampai artikel ini naik sudah ada sekitar 700 kasus di Jakarta.