spot_img
BerandaNewsMarket UpdateTambah Tablet, Realme Ubah Strategi AIoT di Indonesia

Tambah Tablet, Realme Ubah Strategi AIoT di Indonesia

-

Jakarta, Selular.ID – Realme dipastikan menghadirkan perangkat tablet di Indonesia. Produk perdananya diprediksi mendarat kuartal keempat tahun ini. Tablet termasuk dalam lingkar AIoT, yang menjadikan perusahaan harus mengubah strategi lama mereka.

Tahun lalu, Realme meluncurkan skenario AIoT 1+4+N di mana 1 merujuk pada smartphone, 4 untuk AIoT yang terdiri dari smart tv, smart earphone, smart watch, dan smart speaker, serta N adalah ekosistem keseluruhan.

Namun tahun ini perusahaan mengubahnya menjadi 1+5+T, di mana 1 merujuk pada smartphone, 5 maksudnya adalah earphone True Wireless Stereo (TWS), wearable device, Smart TV, tablet dan laptop, sedangkan T merujuk pada merek AIoT realme, TechLife yang akan mendukung segala aspek skenario pengguna ke gaya hidup yang lebih cerdas, memudahkan, dan berkualitas.

Di ranah AIoT, Realme memulai debutnya pada Januari 2020 dengan meluncurkan earphone nirkabel TWS Buds Air. Satu setengah tahun kemudian, vendor sudah menggulirkan lebih dari 20 produk di lini AIoT.

Melalui acara AIoT Talk pada Kamis sore (9/9/2021), Marketing Director Realme Indonesia Palson Yi memaparkan strategi yang dicanangkan perusahaan pada Februari silam yakni untuk menjadi brand No.1 AIoT di Indonesia, masih berjalan sesuai target.

“Penjualan perangkat AIoT meningkat sebesar 193 persen pada periode Januari hingga Agustus 2021. Data dari pencatatan realme ini merupakan hasil komparasi dari Januari – Agustus 2020 lalu, menunjukan hasil yang positif dan memperkuat Realme untuk menjadi No. 1 AIoT Choice di akhir tahun ini,” ujarnya.

Menurut Palson Yi, pertumbuhan positif pada penjualan perangkat AIoT ini sejalan dengan ambisi realme untuk menjadi No. 1 AIoT Choice, sehingga realme meluncurkan berbagai produk AIoT yang berkualitas bagi para pengguna.

Pertumbuhan penjualan produk AIoT per kuartal meningkat sebesar 1377 persen selama kuartal satu 2020 hingga kuartal dua 2021. Realme juga berambisi akan meningkatkan lebih banyak penjualan produk AIoT di akhir kuartal ke-3 tahun ini.

Rangkaian produk AIoT realme yang diciptakan melalui dua prinsip: trendsetting technology dan trendsetting design, perusahaan membagi kategori volume penjualan menjadi tiga kategori, yaitu TWS, wearable device, Smart TV, dan lainnya mencakup laptop dan produk lifestyle. Berdasarkan data pencatatan realme, TWS adalah kontributor utama dalam pertumbuhan AIoT Realme dengan 62,1 persen. Sementara itu, perangkat AIoT lainnya seperti wearable device berkontribusinya sebesar 20,8 persen, Smart TV sebanyak 8,4 persen, dan laptop serta produk lifestyle 8,7 persen.

Sementara itu dalam pertumbuhan Year on Year (YoY), produk Smart TV mengalami peningkatan sebesar 505 persen, 234 persen untuk TWS, 912 persen produk AIoT lainnya, dan 56 untuk wearable device, berdasarkan data internal Realme antara tahun 2020 – 2021.

Realme sendiri menduduki peringkat ke-3 pasar smartwatch di Indonesia dengan market share 12 persen dan pertumbuhan tahunan sebesar 384 persen, menurut firma riset pasar terkemuka, Canalys. Hasil riset juga menunjukan, Realme secara konsisten menduduki posisi ke-3 di berbagai wilayah se-Asia pada kuartal dua tahun 2021.

spot_img

Artikel Terbaru