spot_img
BerandaNewsFlex Mode dan Auto Framing Jadi Fitur Jagoan di Galaxy Z Fold3...

Flex Mode dan Auto Framing Jadi Fitur Jagoan di Galaxy Z Fold3 dan Z Flip3

-

Jakarta, Selular.ID – Samsung mulai menjajakan dua ponsel lipat terbarunya, Galaxy Z Fold3 dan Z Flip3 di Indonesia. Galaxy Z Fold3 dibanderol senilai Rp24.999.000 (12GB/256GB) dan Rp26.999.000 (12GB/512GB) dengan tiga pilihan warna, yaitu Phantom Black, Phantom Green, dan Phantom Silver.

Galaxy Z Flip3, yang tersedia dalam pilihan warna Cream, Green, Lavender, dan Phantom Black, bisa didapat dengan harga Rp14.999.000 (8GB/128GB) dan Rp15.999.000 (8GB/256GB).

Tidak banyak smartphone foldable yang dapat ditemukan di pasar saat ini. Bentuk keduanya yang bisa dilipat, membuka lebih banyak cara baru bagi pengguna dalam meningkatkan manfaat smartphone. Perbedaan form factor antara Galaxy Z Fold3 dan Z Flip3 diperkuat dengan adanya fitur-fitur inovatif seperti Flex Mode, Multi Window, Auto Framing, dan Smart Switch.

Flex Mode dan Multi Window

Fitur Flex Mode di Galaxy Z Fold3 dan Z Flip3 memberikan pengalaman terbarukan. Pertama, di Galaxy Z Fold3, pengguna bisa menikmati fitur Flex Mode untuk melakukan banyak hal sekaligus dalam menunjang produktivitasnya. Misalnya, pengguna bisa melakukan panggilan video di bagian atas layar seraya mencatat di bagian bawah layar cukup dengan membuka perangkat pada sudut pelipatan yang sesuai.

Lebih lanjut, pengguna memiliki dua aplikasi yang paling sering digunakan dengan Flex Mode, pengguna bisa menggunakan fitur App Pair untuk membuat shortcut dari dua aplikasi yang sudah ditandemkan untuk membukanya kembali di kondisi yang sama saat terakhir kali ditutup. Tidak ketinggalan, ada fitur Multi Window yang mampu memungkinkan pengguna untuk membuka hingga tiga jendela aplikasi sekaligus secara seamless. Hal ini sangat memudahkan pengguna untuk beralih dari satu aplikasi ke aplikasi lainnya tanpa harus bolak-balik membuka tab recent apps.

Kedua, di Galaxy Z Flip3, pengguna bisa memaksimalkan fitur Flex Mode untuk mengekspresikan dirinya dengan cara yang beda dan unik. Cukup meletakkan smartphone di tempat yang sesuai dengan sudut pelipatan yang diinginkan, pengguna bisa bikin berbagai konten hands-free multitasking dengan lebih mudah dan praktis tanpa alat-alat tambahan, mulai dari membuat konten hyperlapse, tutorial makeup, live broadcast, konten workout, atau sekadar mengambil selfie tanpa harus memegang perangkat.

Ketiga, masih di Galaxy Z Flip3, fitur Flex Mode juga memberikan cara baru bagi pengguna untuk berinteraksi dengannya, salah satunya saat menonton. Pengguna bisa menempatkan video di bagian atas layar dan panel kontrol di bagian bawah layar untuk pengalaman menonton yang lebih menarik dan sesuai dengan preferensi. Jadi, pengguna bisa langsung mengatur tingkat kecerahan layar dan volume hingga mengambil screenshot tanpa harus kelewatan momen atau menyetopnya terlebih dahulu karena quick panel sudah tersedia di bagian bawah layar tanpa harus melakukan beberapa kali swipe dahulu.

Baca juga :  Sinergi Smartfren dan Moratel Lahirkan Layanan True QuadPlay!  
Baca juga :  Sinergi Smartfren dan Moratel Lahirkan Layanan True QuadPlay!  

Keempat, pada Galaxy Z Fold3, pengguna bisa lebih leluasa dalam menjalani produktivitas hingga menonton hiburan berkat layar yang lebih besar saat membukanya pada ukuran maksimal. Sementara pada Galaxy Z Flip3, pengguna bisa memiliki smartphone paling compact saat ini yang nyaman untuk digenggam dan lebih mudah disimpan, baik di dalam kantong, pouch, maupun micro bag yang sedang tren saat ini.

Auto Framing

Auto Framing merupakan fitur yang memungkinkan pengguna untuk memastikan subjek tetap dalam fokus kamera. Pengguna bisa menggunakan Auto Framing ketika merekam video. Fitur tersebut membantu kamera dalam mendeteksi orang-orang yang masuk atau keluar dari frame sekaligus mengatur zoom secara otomatis untuk memastikan orang-orang yang direkam bisa masuk frame secara proporsional tanpa kehilangan fokus.

Saat hanya ada satu orang yang direkam, maka kamera akan terus fokus pada individu tersebut dan melacak pergerakannya untuk memastikan ia berada di pusat dari rasio visual perekaman. Jika ada orang lain yang masuk ke frame, maka kamera akan otomatis melakukan zoom out, memastikan mereka berada di dalam frame secara proporsional. Jadi, pengguna yang ingin membuat vlog, menciptakan film pendek dengan smartphone, atau mengabadikan kegiatan-kegiatan penting bersama orang-orang terdekat, Auto Framing bisa membawa kreasi konten ke level yang lebih tinggi dan sangat efisien.

Smart Switch

Samsung memberi kemudahan memindahkan data WhatsApp pengguna ke Galaxy Z Fold3 dan Z Flip3. Kini, konsumen bisa menggunakan aplikasi Smart Switch untuk memindahkan riwayat pesan di WhatsApp dari perangkat iOS maupun smartphone Android lainnya ke ponsel lipat dengan praktis. Konsumen pun bisa tenang menggunakan Galaxy Z Fold3 dan Z Flip3 tanpa khawatir pesan-pesan pentingnya hilang bersama smartphone lamanya.

spot_img

Artikel Terbaru