Beranda News Market Update Breaking News: LG Putuskan Mundur Dari Bisnis Smartphone!

Breaking News: LG Putuskan Mundur Dari Bisnis Smartphone!

-

Jakarta, Selular.ID – Vendor asal Korea Selatan LG Electronics mengungkapkan bahwa mereka telah menghentikan divisi selular yang terus merugi sejak beberapa tahun terakhir. Keputusan resmi yang diambil pada Senin (5/3/2021), menjadikan LG sebagai merek smartphone besar pertama yang sepenuhnya menarik diri dari pasar.

Mundurnya LG dari pasar smartphone akan meninggalkan 10% pangsa pasar yang dikuasainya di kawasan Amerika Utara.  Di wilayah strategis, LG merupakan pemain besar ketiga di belakang raksasa AS Apple dan Samsung Electronics. Selain Amerika Utara, LG memiliki kehadiran yang cukup besar di Amerika Latin, menempati peringkat merek nomor lima.

Dalam sebuah pernyataan, seperti dilaporkan Reuters, divisi mobile LG telah mencatat kerugian hampir enam tahun. Tak tanggung-tanggung, berkisar $ 4,5 miliar. Divisi ponsel cerdas LG – yang terkecil dari lima divisinya, yang menyumbang sekitar 7% dari pendapatan – diharapkan akan selesai pada 31 Juli.

Mundurnya LG dari dari industri yang sangat kompetitif, akan memungkinkan LG untuk fokus pada area pertumbuhan seperti komponen kendaraan listrik, perangkat yang terhubung dan rumah pintar.

Di masa jayanya, LG dikenal sebagai salah satu vendor yang inovatif. Pabrikan yang berbasis di Seoul itu, lebih awal memasarkan dengan sejumlah inovasi ponsel termasuk kamera sudut ultra lebar dan pernah menjadi produsen smartphone terbesar ketiga di dunia pada 2013 setelah Samsung dan Apple.

Namun kemudian, model andalannya mengalami kesalahan perangkat lunak dan perangkat keras yang dikombinasikan dengan pembaruan perangkat lunak yang lebih lambat. Analis juga mengkritik perusahaan karena kurangnya keahlian dalam pemasaran dibandingkan dengan para pesang dari China yang lebih agresif.

Ketidakmampuan bersaing dengan vendor-vendor China, membuat pangsa pasar LG terus menyusut setiap tahunnya. Saat ini pangsa globalnya hanya sekitar 2%. Laporan Counterpoint menyebutkan, LG hanya mengirimkan 23 juta ponsel tahun lalu. Jauh dibandingkan dengan 256 juta yang dikirimkan kompatriotnya Samsung.

Keputusan LG untuk mundur secara total dari bisnis smartphone, tentu saja akan menguntungkan para pesaingnya.

“Di Amerika Selatan, perusahaan Samsung dan China seperti Oppo, Vivo dan Xiaomi diharapkan mendapat keuntungan di segmen low to mid-end,” kata Park Sung-soon, analis di Cape Investment & Securities.

Di Korea Selatan, karyawan divisi tersebut akan dipindahkan ke bisnis dan afiliasi LG Electronics lainnya, sementara di tempat lain keputusan tentang ketenagakerjaan akan dibuat di tingkat lokal.

Meski menyatakan mundur, LG akan memberikan dukungan layanan dan pembaruan perangkat lunak untuk pelanggan produk ponsel yang ada untuk jangka waktu yang berbeda-beda di setiap wilayah, tambahnya.

Sebelumnya demi menyelamatkan divisi mobile, LG telah melakukan pembicaraan untuk menjual sebagian bisnis ke Vingroup Vietnam. Namun gagal karena perbedaan persyaratan, kata sumber yang mengetahui masalah tersebut.

Terlepas dari penjualan yang gagal ke Vingroup, keputusan LG untuk hengkang dari bisnis selular, sejatinya sudah disuarakan oleh petinggi LG pada awal tahun ini.

Dilansir dari The Verge, CEO LG, Kwon Bongseok telah mengumumkan kepada karyawan bahwa perusahaaan sedang mempertimbangkan untuk membuat perubahan besar pada bisnis smarpthone.

Melalui memo internal kepada stafnya yang tidak disangkal oleh LG, mengisyaratkan akan ada perubahan arah bisnis telepon pintar LG kedepan.  Dalam memo itu, Kwon mengungkapkan bahwa perusahaan sedang mempertimbangkan semua tindakan yang mungkin, termasuk penjualan, penarikan dan pengurangan bisnis ponsel cerdas.

Artikel Terbaru