Beranda News Market Update Setelah iPhone SE, India Juga Akan Produksi iPhone 12

Setelah iPhone SE, India Juga Akan Produksi iPhone 12

-

Jakarta, Selular.ID – Apple, vendor smartphone terbesar ketiga di dunia, berencana mengalihkan perakitan smartphone andalannya di luar China untuk pertama kalinya. Sebanyak 10 persen dari produksi iPhone 12 akan dipindahkan ke India.

Nikkei Asia melaporkan pabrikan kontrak elektronik Foxconn akan memproduksi seri iPhone 12 5G di fasilitasnya di negara bagian Tamil Nadu, yang juga merakit model lain termasuk iPhone 11 dan iPhone XR.

Sebelumnya, selain Foxconn, pabrikan kontrak elektronik lainnya, yaitu Wistron, dan Pegatron memproduksi semua model iPhone, dengan mayoritas dirakit di China.

India Today melaporkan Apple menyatakan “bangga” untuk memulai produksi produk andalan terbarunya “untuk pelanggan lokal kami” di negara tersebut.

Foxconn telah berupaya mengurangi ketergantungan pada China karena ketegangan perdagangan dengan AS yang masih belum mereda, meski Gedung Putih sudah memasuki masa kepresidenan Joe Biden sejak Januari lalu.

Untuk mendukung relokasi produksi itu, Apple berencana untuk berinvestasi sebanyak $ 1 miliar di fasilitas di India selatan selama tiga tahun ke depan, tambah Nikkei Asia.

Sekedar diketahui, Apple mulai memproduksi model berharga terjangkau, iPhone SE di India pada 2017. Setelah perakitan model pertama itu, Apple mempercayai Wistron untuk memproduksi iPhone SE generasi terbaru setelah peluncuran secara resmi pada April 2020.

Produksi lokal iPhone SE generasi kedua menandakan keseriusan Apple terhadap India yang merupakan pasar smartphone terbesar kedua di dunia. Dengan merakit iPhone SE secara lokal di India akan membantu Apple menghindari 20 persen bea masuk yang dipungut pemerintah India pada unit smartphone yang diimpor.

Di sisi lain, relokasi produksi iPhone 12 menunjukkan India telah menjadi pusat manufaktur utama ponsel global, setelah China. Kebijakan “Making in India” yang digaungkan oleh PM Narendra Modi sejak beberapa tahun terakhir, telah memikat banyak vendor smartphone global untuk memproduksi handset mereka di negeri itu.

Berbagai kebijakan dikeluarkan, termasuk pada November tahun lalu. Pemerintah memberikan insentif sebesar INR450 miliar ($ 6,12 miliar) kepada 16 perusahaan elektronik domestik dan internasional, termasuk Samsung dan tiga mitra manufaktur kontrak Apple. Pemberian insentif itu bertujuan untuk meningkatkan produksi ponsel cerdas selama lima tahun ke depan.

Artikel Terbaru