Beranda News Enterprise Huawei Perkenalkan Arsitektur The Intelligent Twin

Huawei Perkenalkan Arsitektur The Intelligent Twin

-

Jakarta, Selular.ID  – Huawei Indonesia perkenalkan arsitektur mutakhir bernama the Intelligent Twins. Arsitektur ini dihadirkan untuk menjawab tantangan pemutakhiran teknologi kecerdasan bagi sektor bisnis maupun pemerintahan.

Joy Huang, Vice President Huawei Cloud & AI Business Group dalam paparannya yang bertema ‘Building All-Scenario Intelligence with the Intelligent Twins’ menyampaikan, saat ini industri sedang bertransformasi dari go cloud menjadi go intelligent.

“Inovasi AI tidak lagi terbatas pada satu skenario tunggal, adapun tren yang berlaku sekarang adalah bagaimana kecerdasan artifisial itu mampu mengantisipasi semua scenario,” terangnya, dalam acara Inovasi Indonesia AI Summit 2020, Rabu (11/11).

Dengan berbasis pada the Intelligent Twins, baik pelanggan maupun mitra Huawei dari berbagai sektor di Indonesia, dapat membangun solusi-solusi cerdas guna mendukung akselerasi transformasi di bidang kecerdasan artisial serta mengantisipasi beragam skenario pemanfaatan teknologi AI.

Baca juga: Huawei Akan Jual Kepemilikan Honor Senilai Rp211 Triliun

Sejauh ini, Huawei dan mitranya telah menghadirkan the Intelligent Twins di lebih dari 600 proyek dan mengembangkan solusi ini ke berbagai industri, seperti pemerintah dan utilitas publik, transportasi, industri, energi, keuangan, perawatan kesehatan, dan penelitian ilmiah.

Dari sisi kinerja, The Intelligent Twins ini mendayagunakan cloud sebagai fondasi dan kecerdasan artisifisial sebagai intinya. Melalui kolaborasi di seluruh cloud, jaringan, edge, dan perangkat, the Intelligent Twins memungkinkan sistem terbuka yang cerdas mampu melakukan persepsi semua dimensi, kolaborasi semua domain, penilaian yang tepat, dan evolusi berkelanjutan, serta mampu memberikan pengalaman cerdas bagi masyarakat, kota dan tatakelolanya, dan perusahaan di semua skenario.

Joy juga membagikan pendekatan Huawei untuk membangun the Intelligent Twins, yang terdiri dari empat lapisan, termasuk interaksi cerdas, koneksi cerdas, hub dan aplikasi. Lapisan hub cerdas diberdayakan oleh cloud hybrid, fondasi terbaik untuk peningkatan cerdas, dan teknologi AI yang mengkatalisasi inovasi di seluruh proses bisnis utama dengan pengetahuan industri.

“Teknologi AI dalam hal ini telah dimasukkan ke dalam 11 proses bisnis utama Huawei dan diterapkan dalam 200 skenario, termasuk R&D, manufaktur, penjualan, dan pasokan. Huawei juga telah membina 8.000 karyawan digital untuk menangani skenario volume data massal, operasi berulang, dan persyaratan kompleks,” tandas Joy.

Artikel Terbaru