BerandaNewsMarket UpdateSamsung Rebut Pasar Smartphone Global dari Huawei

Samsung Rebut Pasar Smartphone Global dari Huawei

-

Jakarta, Selular.ID – Berbeda dengan peta raihan di Indonesia, di kancah global Samsung kembali merengkuh mahkotanya sebagai pemimpin pasar smartphone. Menurut laporan terbaru perusahaan riset Counterpoint pada bulan Agustus 2020, raksasa Korea Selatan menguasai market share terbesar dengan capaian 22 persen.

Pada laporan khusus Indonesia Q2-2020, Counterpoint mencatat Samsung berada di posisi ketiga dengan 19,6% market share, persis di bawah Vivo (21,2%) dan Oppo (20,6%). Kemudian Xiaomi (17,9%) dan Realme (13,6%) melengkapi daftar Top 5 vendor smartphone di tanah air.

Sementara di kancah global, Samsung membangun kembali pangsa pasarnya dan kian memperlebar gap antara dirinya dengan vendor lainnya yang masuk dalam daftar. Menurut Counterpoint, vendor smartphone global top periode Agustus 2020 adalah Samsung (22%), Huawei (16%), Apple (12%, dan Xiaomi (11%).

April lalu, perusahaan kehilangan posisi teratas dari Huawei karena penurunan tajam di pasar utamanya di India dan Eropa. Tetapi pada bulan Juli dan Agustus, Samsung pulih karena India pulih dari lockdown nasional. Samsung kini telah mencapai pangsa pasar tertinggi di India sejak 2018 dengan mengadopsi strategi saluran online yang agresif untuk memanfaatkan peluang yang muncul akibat sentimen anti-China di negara tersebut.

Samsung memperlebar kesenjangan dengan pasar No.2 Huawei. Setelah mencapai pangsa global tertinggi 21% pada bulan April, pangsa pasar Huawei diperkirakan akan turun lebih jauh di masa depan karena sanksi perdagangan AS.

Di posisi ketiga, Apple telah berhasil mempertahankan bagiannya dengan baik. Dengan peluncuran 13 Oktober dari seri iPhone 12 baru, sepertinya penjualan akan meningkat. Siklus hidup yang panjang dari seri iPhone 11 dan iPhone SE baru yang sukses akan membantu Apple menjembatani kesenjangan sampai saat itu.

Di posisi buncit (nomor 4) Xiaomi menunjukkan peningkatan yang signifikan pada pangsa pasarnya, terutama di pasar di mana Huawei dulu memiliki kehadiran yang kuat, seperti Eropa Timur Tengah.

Analis Riset Counterpoint Minsoo Kang berkata, “Kebijakan geopolitik dan urusan politik di antara negara-negara mempengaruhi pasar ponsel pintar dalam banyak hal. Akan ada aktivitas pemasaran yang meningkat untuk menangkap peluang di wilayah dan segmen ini. Alhasil, konsentrasi pemain top di pasar smartphone akan semakin kuat. Kami melihat pemain seperti Samsung, Apple, Xiaomi dan OPPO mendapatkan keuntungan paling besar.”

Artikel Terbaru