Wednesday, September 23, 2020
Home News Telco Jio Reliance Kembangkan Teknologi 5G Buatan Sendiri

Jio Reliance Kembangkan Teknologi 5G Buatan Sendiri

-

Jakarta, Selular.ID – Chairman Reliance Industries (JIO) Mukesh Ambani, menguraikan visi agresif untuk unit mobile agar bisa bersaing di pasar domestik. Ia mengungkapkan bahwa para insinyur Jio Platforms, saat ini tengah merancang dan mengembangkan sistem 5G secara lengkap yang dikembangkan dari awal. Sistem tersebut siap untuk uji coba segera setelah spektrum tersedia, dengan penyebaran lapangan mungkin dilakukan pada 2021.

Dalam RUPS yang digelar pekan ini, Ambani mengatakan teknologi 5G “Made-in-India” akan memungkinkan perusahaan untuk meluncurkan layanan “kelas dunia” pada “100 persen teknologi rumahan”. Karena jaringannya memiliki arsitektur all-IP konvergen, unit operator Reliance Jio dapat dengan mudah meningkatkan dari 4G ke 5G.

Setelah peralatan 5G terbukti di India, ia mengatakan Jio Platforms akan berada pada posisi yang tepat untuk mengekspor sistem tersebut ke operator global lainnya sebagai layanan terkelola lengkap.

Rincian pekerjaan perusahaan pertama kali muncul pada bulan Maret, dengan laporan yang menyatakan bahwa Jio Reliance telah mengembangkan peralatan 4G dan 5G sendiri.

Ambani mengisyaratkan pekerjaan Reliance Industries dapat melampaui infrastruktur. Taipan itu menyatakan kemitraan baru dengan Google untuk mengembangkan smartphone 4G yang terjangkau dapat melangkah lebih jauh.

“Kami percaya kami dapat merancang entry-level 4G atau bahkan smartphone 5G untuk sebagian kecil dari biaya saat ini”, ujar orang terkaya di India itu.

Menurut Mukesh, memberikan smartphone yang terjangkau kepada seluruh masyarakat, akan membantu mengatasi hambatan utama yang menghambat pembaruan oleh pengguna ponsel berfitur hari ini.

“Karena India berdiri di ambang pintu era 5G, kita harus mempercepat migrasi 350 juta orang India, yang saat ini menggunakan ponsel berfitur 2G, ke smartphone dengan harga terjangkau”, tambah Mukesh.

Kemitraan dengan Google merupakan bagian dari investasi INR337 miliar ($ 4,5 miliar) oleh perusahaan AS untuk 7,73 persen saham di Jio Platforms.
Ini adalah yang langkah terbaru dalam menjalankan investasi oleh perusahaan non-domestik di Jio Platforms, yang dicatat Ambani akan membantu perusahaan mengembangkan produk baru untuk India.

Dengan investasi Google, investor strategis dan finansial berkomitmen total INR1,52 triliun dalam beberapa bulan terakhir, mengambil 32,97 saham di Jio Platforms.

Saat ini Reliance Jio memiliki 388 juta pelanggan selular pada akhir Maret 2020. Pencapaian itu menjadikan Jio sebagai operator terbesar di India, hanya dalam tempo empat tahun.

Memanfaatkan pasar domestik yang besar, Jio menargetkan dapat memiliki lebih dari setengah miliar pelanggan selular dan lebih dari satu miliar sensor pintar yang digunakan dalam tiga tahun ke depan.

Keputusan Jio Reliance dalam mengembangkan teknologi 5G, bisa menjadi momentum selanjutnya bagi pertumbuhan perusahaan. Pasalnya, imbas meningkatnya ketegangan India China akibat sengketa perbatasan, membuat pemerintah India dipastikan akan mengambil sikap tegas.

Dua vendor jaringan asal China, Huawei dan ZTE, kemungkinan akan dikesampingkan dalam pembangunan jaringan 5G di negara itu, yang direncanakan meluncur pada 2022 mendatang.

Latest