Tuesday, June 2, 2020
Home News Social Media CEO Zoom Bantah Dugaan Afiliasi dengan Pemerintah Cina

CEO Zoom Bantah Dugaan Afiliasi dengan Pemerintah Cina

-

Jakarta, Selular.ID – Selama beberapa bulan terakhir, aplikasi konferensi video Zoom mendapat pengawasan ketat dari berbagai pihak. Aplikasi dikritik karena permasalahan privasi, keamanan, dan bahkan dituduh memiliki hubungan dengan pemerintah China.

Dugaan ini mencuat ketika Zoom melaporkan kesalahan merutekan sebagian lalu lintasnya melalui server Cina.

CEO Zoom, Eric Yuan, menanggapi tuduhan dalam sebuah posting blog. Kali ini, ia menyoroti tuduhan bahwa Zoom terkait dengan China, yang berlanjut bahkan ketika masalah perutean telah diperbaiki oleh perusahaan.

Yuan menyatakan dalam blognya bahwa ia telah tinggal di Amerika sejak 1997 dan telah menjadi warga negara Amerika pada Juli 2007.

Dia menambahkan bahwa Zoom adalah perusahaan Amerika, yang didirikan di Amerika Serikat dan berkantor pusat di California.

Selain itu, ia menyatakan perusahaan ini multinasional dan memiliki 21 kantor di seluruh dunia, di Eropa, Australia, Jepang, dan negara-negara lain.

Dia juga menjelaskan mereka memiliki 17 pusat data, yang salah satunya terletak di Cina, tetapi dia menggarisbawahi bahwa itu dijalankan oleh perusahaan Australia dan geofenced, serta pusat data memastikan data pertemuan pengguna di luar China tetap di luar Cina.

Dia menutup posting blognya dengan menyatakan tujuan mereka adalah untuk membangun platform konferensi video tanpa gesekan keamanan dan pengalaman pengguna yang mulus.

TERBARU

Sony Tunda Acara PS5

Jakarta, Selular.ID - Usai mengumumkan bakal menggelar acara PS5  pada 5 Juni, kini Sony...

Epic Game Gratiskan Sludge Life Selama Setahun

Jakarta, Selular.ID – Setelah sebelumnya Epic Game bagi-bagi gratis game GTA V, Civilization VI,...

LG Velvet Tersedia di Pasar Eropa

Jakarta, Selular.ID - Setelah beberapa kali merilis video promosi, LG Velvet akahirnya diluncurkan di...

Latest