Beranda News Market Update Larangan AS Jadi Alasan Huawei Terima Pendapatan Sedikit

Larangan AS Jadi Alasan Huawei Terima Pendapatan Sedikit

-

Jakarta, Selular.ID – Brand Teknologi, Huawei, menyebut pendapatan perusahaan di 2019 bisa saja lebih tinggi jika tak mendapat larangan dari pemerintah AS.

Meskipun, pada pendapatan tahun lalu, Huawei tetap tumbuh 19,1 persen sekitar 121 miliar dolar AS dari periode yang sama di 2018.

Brand teknologi itu menyebut Huawei jadi tidak bisa menjual perangkatnya ataupun sekedar memperoleh perangkat lunak seperti Google, khususnya di Amerika Serikat.

“Bisnis konsumen telah menjadi utama bagi pertumbuhan kami,” kata Vincent Pang, President Huawei untuk bisnis di Eropa Tengah, seperti dilansir laman The Verge, Selasa, (31/3).

“(tahun) 2019 adalah tantangan besar bagi perusahaan.” imbuhnya.

Larangan dagang Amerika sejak Mei tahun lalu, sangat berdampak bagi Huawei, lantaran perusahannya kehilangan pasar yang penting untuk bersaing diluar China.

Baca juga: Bos Huawei Ingin Boyong Google Kembali dalam Smartphonenya

Huawei, misalnya, tidak dapat membeli prosesor terbaru dari Intel. Selain itu, ponsel andalan mereka seperti P40 dan Mate 30 Pro juga tak dapat memiliki ekosistem Google, seperti Google Mobile Service (GMS) ataupun aplikasinya. Sehingga, menjadikan perangkat tersebut nonstarter bagi konsumen.

Disis lain, Huawei juga mengungkap pertumbuhan dalam bisnis perusahaan terutama server mengandalkan chip Intel, dan analisis data besar, yang bergantung pada server-server itu, dirugikan oleh larangan pemerintah AS tersebut.

Meskipun larangan dagang belum berlaku secara penuh, Huawei masih memperhitungkannya menjadi hambatan untuk masa mendatang.

“Itu memberi kami kesulitan yang cukup besar dalam meningkatkan penjualan smartphone,” pungkas Pang.

Artikel Terbaru