Beranda News Telco Konspirasi Corona, Menara 5G di Inggris Dibakar

Konspirasi Corona, Menara 5G di Inggris Dibakar

-

Jakarta, Selular.ID – Tiang pemancar 5G dibakar di Inggris, setelah teori konspirasi online secara keliru menghubungkan menara sel dengan pandemi coronavirus. BBC melaporkan setidaknya tiga menara 5G dibakar dalam minggu lalu, polisi dan pemadam kebakaran bergegas memadamkan api.

Seorang juru bicara Vodafone UK mengkonfirmasi The Verge, empat menara sel menjadi target dalam 24 jam terakhir. Polisi pun meluncurkan penyelidikan tentang bagaimana menara 5G terbakar. Setidaknya satu menara di Birmingham, yang dioperasikan oleh EE, bahkan tidak menyediakan layanan 5G tetapi masih dibakar.

“Teknisi kami sedang menilai penyebab kebakaran di salah satu menara kami di Birmingham. Jika diketahui bahwa itu adalah pembakaran, maka kami akan bekerja untuk membantu polisi West Midlands mengidentifikasi pelakunya, ”kata juru bicara EE.

“Tiang pemancar ini melayani ribuan orang di wilayah Birmingham, menyediakan konektivitas 2G, 3G dan 4G yang vital seperti yang telah dilakukan selama bertahun-tahun. Kami akan mencoba mengembalikan cakupan penuh secepat mungkin, tetapi kerusakan yang disebabkan oleh api sangat signifikan.”

Konspirasi Coronavirus

Rumor dan teori konspirasi mengenai hubungan antara peluncuran 5G dan penyebaran coronavirus menyebar luas, terutama di media sosial. Berbagai grup di Facebook dan Nextdoor, tempat ribuan anggota mengulangi klaim palsu dan menyesatkan bahwa 5G dianggap berbahaya.

Satu teori mengklaim bahwa coronavirus baru berasal dari Wuhan karena kota China baru-baru ini meluncurkan 5G. Sekarang konon menyebar ke kota-kota lain yang juga menggunakan 5G.

Teori konspirasi palsu ini lupa menyebutkan virus menular ini secara alami akan menyebar lebih banyak di kota-kota padat melalui 5G, dan pandemi coronavirus telah melanda negara-negara seperti Iran dan Jepang di mana 5G bahkan belum digunakan.

Tidak ada bukti ilmiah yang menghubungkan pandemi coronavirus dengan 5G, juga tidak ada efek kesehatan negatif langsung ke 5G.

Badan pemeriksa independen di Inggris, Full Fact, mengeksplorasi klaim tersebut, dan menyatakan, 5G menggunakan frekuensi gelombang radio yang lebih tinggi daripada 4G atau 3G, tetapi regulator di Inggris mencatat tingkat radiasi elektromagnetik 5G jauh di bawah pedoman internasional.

Teknisi 5G dibully

Fakta itu tidak menghentikan teori konspirasi liar tetap menyebar luas. Beberapa orang bahkan melecehkan pekerja yang memasang kabel serat optik untuk instalasi 5G, mengklaim bahwa ketika 5G dinyalakan itu akan “membunuh semua orang.”

Operator Inggris sekarang percaya bahwa serangan itu merusak keamanan negara. “Saya sedih melaporkan para pengacau telah melakukan serangkaian serangan pembakaran terhadap tiang-tiang telepon seluler selama masa krisis nasional ini,” kata CEO Vodafone Inggris Nick Jeffery.

“Ini sekarang masalah keamanan nasional. Polisi dan otoritas anti terorisme sedang menyelidiki.”

Serangan pembakaran yang jelas telah menyebabkan kerusakan signifikan yang akan mempengaruhi layanan di Birmingham, seperti halnya layanan darurat di National Health Service (NHS) Inggris mengandalkan jaringan seluler.

“Saya benar-benar marah ada orang akan mengambil tindakan terhadap infrastruktur yang kita butuhkan untuk mengatasi keadaan darurat ini,” kata direktur NHS Stephen Powis pada briefing harian coronavirus Inggris.

Jaringan seluler digolongkan sebagai infrastruktur nasional penting di Inggris, tetapi satu grup Facebook secara khusus dibentuk untuk mendorong orang membakar menara 5G.

Peter Clarke, pakar infrastruktur jaringan seluler di Inggris, melaporkan grup itu ke Facebook tetapi perusahaan itu awalnya gagal menghapusnya. Setelah peningkatan perhatian, grup tersebut telah dihapus, tetapi banyak lainnya masih tersedia dengan informasi palsu dan ribuan orang mendorong orang lain untuk membakar menara 5G.

Sangat disayangkan, semua ini terjadi tepat ketika Inggris dan banyak negara di dunia memerangi pandemi coronavirus. Bersamaan dengan para profesional medis sibuk memerangi virus yang sangat menular, pekerja telekomunikasi dan jaringan media sosial harus berjuang melawan penyebaran virus kebodohan online yang sama merusaknya.

EDITOR'S CHOICE 2020

Selular Editor’s Choice 2020: Best Smartphone di Harga Rp4-6...

Jakarta, Selular.ID – Sepanjang 2020, cukup banyak vendor yang merilis smartphone kelas menengah, misalnya...

Selular Editor’s Choice 2020: Most Valuable Smartphone

Jakarta, Selular.ID - Pangsa pasar segmen kelas menengah di Indonesia masih cukup menarik bagi...

Selular Editor’s Choice 2020: Best Notebook

Jakarta, Selular.ID – Kebutuhan memiliki notebook terbaik tahun 2020 merupakan hal yang sangat wajib...

Selular Editor’s Choice 2020: Best Smartphone for Education

Jakarta, Selular.ID – Tahun 2020 merupakan tahun yang berat bagi semua kalangan masyarakat termasuk...

Selular Editor’s Choice 2020: Best Smartwatch

Jakarta, Selular.ID – Di tengah pandemi Covid-19 seperti saat ini, kesehatan menjadi focus utama...

Selular Editor’s Choice 2020: Best Smartphone di Harga Lebih...

Jakarta, Selular.ID – Smartphone premium dengan bandrol harga lebih dari Rp10 juta  tidak dipungkiri...

Artikel Terbaru

Kategori Terkait