Saturday, March 28, 2020
Home News Market Update CEO Qualcomm Optimis Pasar Smartphone Global Akan Kembali Pulih

CEO Qualcomm Optimis Pasar Smartphone Global Akan Kembali Pulih

-

Jakarta, Selular.ID – CEO Qualcomm Steve Mollenkopf memuji kembalinya permintaan smartphone di China setelah penurunan baru-baru ini yang disebabkan oleh wabah Covid-19 (coronavirus). Seiring dengan perbaikan permintaan, pihaknya memposisikan diri untuk mengambil keuntungan dari rebound yang diharapkan di pasar lain.

Dalam sebuah wawancara dengan CNBC, Mollenkopf mengatakan bahwa aktivasi handset di China anjlok pada akhir Januari, namun telah pulih kembali pada awal Maret.

Ia mengatakan bahwa “permintaan dan aktivasi” (orang yang membeli dan menghidupkan telepon) telah kembali, mencapai “tingkat yang sama” secara luas dari titik yang sama pada 2019.

Dia menambahkan mitra OEM di Asia memprioritaskan “teknologi yang baik untuk Qualcomm,” termasuk 5G, tetapi mengatakan masih terlalu dini untuk mengatakan apakah pengiriman smartphone yang kompatibel akan mencapai perkiraan 175 juta hingga 225 juta unit pada 2020.

Mollenkopf mengatakan Qualcomm tidak percaya pandemi akan berdampak pada jadwal untuk produk 5G, pasalnya pengembangan teknologi generasi berikutnya berlanjut di antara karyawan yang bekerja dari rumah dan dengan staf terbatas di laboratorium.

“Saya pikir masalah terbesar yang harus Anda persiapkan adalah ketika benda ini terkunci kembali, terkunci kembali dengan keras, dan pastikan Anda berada dalam posisi untuk mengambil keuntungan dari Itu. Jadi kami berusaha melakukan pekerjaan terbaik yang bisa kami siapkan”, pungkas Mollenkopf.

Dalam upaya meningkatkan keunggulan teknologi 5G, Qualcomm resmi memperkenalkan dua chipset tebarunya yakni Snapdragon 865 dan Snapdragon 765. Adapun System on Chip (SoC) ini diperkenalkan dalam acara puncak tahunan Qualcomm di Hawaii pada Desember 2019.

Seperti sebelumnya, Snapdragon 800 diperkenalkan untuk kelas andalan. Adapun Snapdragon 700 untuk sekelas lebih rendah atau middle. Tak ingin ketinggalan tren ke depannya, kedua prosesor ini berfokus pada 5G dan dukungan AI.

Meski keduanya mampu mendukung jaringan 5G, namun tetaplah berbeda. Pasalnya, khusus Snapdragon 865 mengusung modem Snapdragon X55 secara terpisah. Hal ini berarti untuk menerima dukungan 5G pengguna harus menambahkan modem itu.

Berbeda dari 800 Series, justru Snapdragon 765 sudah terintegrasi dengan konektivitas 5G. Prosesor ini diklaim menawarkan AI canggih serta cocok bagi gaming.

Latest