Friday, October 23, 2020
Home News Telco Operator Jaringan Sigfox Resmi Meluncurkan Layanan di Indonesia

Operator Jaringan Sigfox Resmi Meluncurkan Layanan di Indonesia

-

Jakarta, Selular.ID – Lusa, Sigfox Indonesia secara resmi mulai beroperasi di Indonesia. “Operator telekomunikasi” baru itu segera meluncurkan jaringan 0G untuk Internet of Things (IoT) pada 20 Februari 2020.

Pada tahap pertama, jaringan IoT 0G Sigfox tersedia di area Jakarta dan sekitarnya serta Bandung. Kirana Solusi Utama

“Kami, PT Kirana Solusi Utama, ditunjuk perusahaan Sigfox yang berasal dari Perancis, untuk menyediakan jaringan Sigfox di Indonesia,” kata Johnny Swandi Sjam, CEO Sigfox Indonesia, pada acara peluncuran Sigfox di Indonesia, di Jakarta, Selasa (18/2/2020).

Apa itu Sigfox? Johnny mengatakan Sigfox adalah perusahaan jaringan. Sama seperti operator GSM yang menyediakan jaringan dengan membangun BTS, Sigfox juga membangun BTS.

“Bedanya, kalau operator GSM menyediakan layanan jasa telekomunikasi untuk manusia, Sigfox menyediakan komunikasi antar-mesin-ke-mesin,” ungkapnya.

Misalnya sensor monitor yang bisa ditempatkan di kali Ciliwung di Bogor, permukaan air sudah berapa ketinggiannya. Contoh lain untuk perusahaan logistik, bisa mendeteksi barang sudah sampai dimana. Untuk konsumen rumahan juga bisa untuk pasang tracker ke binatang peliharaan atau di mobil pribadi.

“IoT adalah teknologi yang dapat merevolusi dan menjawab permasalahan di setiap aspek kehidupan untuk mencapai kualitas hidup yang lebih baik,” terang Johnny.

Sigfox sudah tersedia di lebih dari 70 negara, jadi perusahaan multinasional bisa memanfaatkan jaringan Sigfox yang berdaya rendah dan biaya rendah karena tidak ada biaya roaming.

Untuk pembuat perangkat, pengembang aplikasi dan mitra System Integrator, Sigfox membuka peluang untuk membangun dan memajukan bisnis IoT dengan menyediakan solusi IoT untuk para pelanggan dan mendorong profesional TI lokal dalam mengembangkan kemampuan mereka melalui ekosistem Sigfox.

Perangkat Sensor Awal

Sebagai langkah awal, Sigfox Indonesia akan menawarkan dua perangkat sensor yaitu Personal Tracker, yang dapat dimanfaatkan untuk melacak kendaraan, baik kendaraan pribadi maupun kendaraan industri; dan Wallet Tracker yang dapat digunakan sebagai tanda pengenal karyawan yang dapat dipantau melalui aplikasi.

Untuk itu, Sigfox Indonesia memprakarsai kolaborasi dengan para profesional TI untuk mengembangkan perangkat dan aplikasi lokal. Tidak hanya untuk industri manufaktur dan bisnis pada umumnya, tetapi IoT Sigfox juga dapat digunakan oleh pengembang sektor properti, pertanian, perikanan, dan sektor lain.

Kerja Sama dengan Universitas

Selain itu, Sigfox juga berupaya membangun ekosistem IoT melalui kolaborasi dan penandatanganan MoU dengan Institut Teknologi Bandung (ITB) yang bertujuan untuk menciptakan sumber daya manusia handal dan berkualitas tinggi melalui pendidikan terkait teknologi IoT dan memaksimalkan potensi mereka untuk menciptakan perangkat sensor canggih dan dapat dipasarkan di pasar lokal maupun internasional melalui pasar aplikasi Sigfox yang tersedia di lebih dari 70 negara.

Johnny Sjam mengatakan lebih lanjut, “Melalui peluncuran resmi, kami berfokus menciptakan sistem IoT yang dapat diimplementasikan oleh masyarakat Indonesia dan menjawab kebutuhan dari berbagai sektor industri. Kami mendorong semua orang untuk siap, bersemangat dan mampu memanfaatkan teknologi yang terus berkembang. Kami telah bekerja sama dengan Institut Teknologi Bandung (ITB) yang akan menjadi mitra kami dalam mengembangkan ekosistem Sigfox dan mendukung pengembangan aplikasi dan pembuat perangkat di Indonesia.”

Setelah peluncuran resmi operasional jaringan, Sigfox Indonesia akan terus secara proaktif melakukan kolaborasi dengan berbagai sektor, komunitas, lembaga dan perusahaan lain untuk menciptakan ekosistem IoT yang terus berinovasi, memberikan efisiensi, dan meningkatkan produktivitas dengan mengadopsi teknologi IoT yang berdaya rendah, tahan lama, sesuai dengan kebutuhan masyarakat Indonesia menuju Industri 4.0.

Latest