Sunday, December 8, 2019
Home News Market Update Canalys: Top 5 Vendor Smartphone di Cina pada Q3 2019

Canalys: Top 5 Vendor Smartphone di Cina pada Q3 2019

-

Jakarta, Selular.ID – Pasar smartphone di Cina terus meningkat. Hal itu terlihat dalam laporan terbaru lembaga riset Canalys selama triwulanan ketiga 2019.

Huawei mendominasi pangsa pasar dengan mencapai total 42%, berkat pertumbuhan pengiriman tahunan sebesar 66%.

Namun, bagan keseluruhan tetap tidak begitu mengesankan, karena perusahaan ‘hanya’ mengapalkan 97,8 juta pengiriman, turun 3% dari 100,6 juta untuk periode yang sama tahun lalu.

Runner-up untuk periode Juli-September 2019 adalah vivo dengan pangsa pasar 17,9%, diikuti oleh sesama brand BBK Oppo yang kebagian kue 17,4%.

Xiaomi dan Apple melengkapi Top 5, sementara merek lain mengalami penurunan penjualan sebesar 31% secara tahunan.

Menurut Nicole Peng, VP mobilitas di Catalys, posisi dominan Huawei memberi perusahaan banyak kekuatan dalam bernegosiasi dengan rantai pasokan dan meningkatkan kehadirannya di kalangan pengecer.

Karena perusahaan ini adalah satu dari sedikit pabrikan besar yang telah memiliki smartphone 5G, ia bekerja sama dengan operator 5G, yang memicu dominasi lebih jauh di kancah lokal.

Merek-merek Cina lainnya seperti vivo, Oppo, dan Xiaomi, bak terjun bebas, tambah Louis Liu, Analis Riset agensi tersebut.

Alasannya adalah mereka belum mengeluarkan smartphone 5G, meskipun sudah membuka pre-registration untuk perangkat mereka yang support 5G.

Lebih dari 10 juta pelanggan telah mendaftarkan minatnya, tetapi sampai mereka benar-benar melakukan pembelian, Huawei adalah pemenangnya.

Satu-satunya merek non-Cina di 5 besar, Apple, tergantung pada tempatnya sebagian besar berkat peluncuran lineup iPhone 11 pada akhir kuartal. Hampir 40% dari pengiriman antara Juli dan September adalah perangkat baru.

Pelanggan China menginginkan peningkatan kamera dan mereka akhirnya bisa mendapatkan iPhone dengan harga yang lebih bersaing berkat struktur margin channel yang lebih fleksibel untuk distribusi lokal.

Namun, karena Apple belum mempunyai smartphone 5G hingga September tahun depan, ia bisa dengan cepat keluar dari Top 5 dan dipindahkan ke grup “Lainnya”.

Latest