Monday, November 18, 2019
Home Bincang Eksekutif Pegipegi Ambisi Kuasai Pasar Domestik

Pegipegi Ambisi Kuasai Pasar Domestik

-

Jakarta, Selular.ID – Di gelaran Selular Award 2019, Pegipegi memenangkan penghargaan dalam kategori Best Online Travel Agency. Penghargaan ini tentunya semakin mengukuhkan Pegipegi sebagai Online Travel Agent (OTA) terbaik saat ini di Indonesia dalam menyediakan layanan pemesanan tiket pesawat, hotel, dan tiket kereta dalam satu platform.

Dalam program Bincang Eksekutif kali ini Selular.ID berkesempatan mewawancarai Kevin Sandjaja, Chief Executive Officer (CEO) Pegipegi untuk menggali lebih dalam bagaimana strateginya dalam memenangkan pasar tanah air.

Pada 2018 Kevin resmi ditunjuk sebagai CEO dari Platform Online Travel Agency (OTA) tersebut. Dalam masa pimpinannya, Kevin mengungkapkan banyak melakukan perubahan baik internal maupun eksternal dari Pegipegi.

Kevin Sandjaja, Chief Executive Officer (CEO) Pegipegi

Yang dahulunya Pegipegi hanya terfokuskan dengan marketing saja, namun Kevin mencoba mengubah segmentasinya yang tidak hanya terfokuskan kepada marketing saja.

“Marketing saja itu tidak cukup apalagi di dunia digital kualitas produk itu sangat menentukan sustainability atau keberlanjutan jangka panjang, nah itu yang kami lihat bahwa ini harus segera diselesaikan, kalau produknya tidak bagus, tidak dicintai oleh konsumen, sebanyak apapun uang yang kita investasikan di marketing tidak ada gunanya” ujarnya.

Beranjak dari perubahan konsep tersebut, Pegipegi berusaha membangun customer relations lewat hadirnya customer service secara 24 jam. Tercatat, Pegipegi berhasil meraih penghargaan Service Quality Diamond untuk kategori Digital Service: Situs Tiket Online di ajang Service Quality Award (SQA) 2019.

Pencapaian tersebut tidak terlepas dari usaha membangun Customer Relations yang Pegipegi lakukan, karena penghargaan ini diberikan kepada service provider dari berbagai industri di bidang service center atau walk in center sebagai critical contact service antara pelanggan dengan perusahaan.

Dibandingkan tahun lalu, Pegipegi dilaporkan pada Ramadan tahun ini mampu meraup transaksi hingga 3 kali lipat dari tahun sebelumnya.

Sasar pasar domestik

Di saat OTA lain berusaha mengembangkan bisnis travelnya dalam ranah yang lebih luas, Pegipegi mencoba terfokuskan pada segmentasi yang berbeda. Sesuai dengan visi misi perusahaan serta label ‘Pegipegi’ yang khas Indonesia, CEO Pegipegi mengungkapkan akan lebih fokus ke turis-turis domestik.

Walaupun tidak secara spesifik membuat akses bagi turis domestik, Pegipegi tetap hadir bagi seluruh konsumennya.

“Kami ingin jadi yang nomor 1 untuk yang paling mengerti domestik. Jadi kalau orang Indonesia mau booking, yang paling mengerti itu kita, makanya misi kita ingin melihatnya bagaimana membuat travel di Indonesia itu lebih gampang diakses dan spesifik Indonesia,” ujar kevin Sandjaja selaku CEO Pegipegi.

Tercatat, Pegipegi memiliki penerbangan yang sudah mencapai sekitar 60% penetrasi online dan perhotelan sekitar 40%. Hal itu dilaporkan Kevin akan meningkat penetrasinya semakin lama semakin besar, dan diprediksi tahun ini akan terus seperti ini sampai tahun 2025.

Momentum ini dimanfaatkan Pegipegi agar menjadi solusi nomor 1 dalam Online Travel Agency di Indonesia, serta berusaha membuat destinasi wisata di Indonesia menjadi ‘Accessible’ bagi siapa pun, termasuk turis domestik.

Sementara itu, tentunya kita mengetahui persaingan OTA semakin ketat di Indonesia. Tetapi Menurut Kevin, hal itu justru membuktikan bahwa terdapat market share yang luar biasa besar hingga bisa menimbulkan banyaknya pemain-pemain baru dalam industri perjalanan seperti Pegipegi ini.

Dengan misi ‘To make travelling accessible’, Pegipegi mendukung destinasi wisata pilihan Indonesia. Bahkan, Kevin mengatakan terjadi peningkatan wisatawan ke destinasi baru seperti Labuan Bajo sebesar 50% jika dibandingkan dengan tahun lalu. Saat ini Pegipegi melayani konsumen dengan 3 produknya, yaitu Tiket Pesawat, kereta api dan Hotel.

“Ke depannya kita akan menambahkan, tetapi kalo dilihat dari kacamata 3 produk ini saja yang paling porsinya yang besar itu adalah pesawat dan hotel, itu sekitar lebih dari 90% transaksi kami. Memang dominasinya fokusnya di sana,” tegas Kevin Sandjaja, CEO Pegipegi.

Latest