Friday, November 15, 2019
Home News Startup Ini Respon Gojek Terhadap Penolakan dari Bos Taksi Malaysia

Ini Respon Gojek Terhadap Penolakan dari Bos Taksi Malaysia

-

Jakarta, Selular.ID – Belum lama ini Tanah Air dikejutkan dengan beredarnya pernyataan dari Bos Taksi Malaysia terkait penolakan kehadiran Gojek di Malaysia.

Walaupun Indonesia memiliki Gojek sebagai karya anak bangsa, tetapi keberadaan ‘Grab’ tidak mendapat penolakan dari Indonesia. Hal itu berbanding terbalik dengan respon yang diberikan Malaysia.

Ditemui di acara peluncuran Go-Fitness (28/8), Kristy Nelwan selaku VP Corporate Communications Gojek Group mengatakan bahwa Gojek enggan berkomentar terkait pernyataan merendahkan tersebut.

“Gojek saat ini hanya terus terfokuskan memberikan impact positif bagi masyarakat. Kita juga fokus dengan dukungan dari pemerintah, Gojek membuktikan bahwa sebagai Karya Anak Bangsa itu bisa,” ujar Kris.

Baca juga: Gandeng Doogether, Gojek Ciptakan Go-Fitness

Sebelumnya, Shamsubahrin Ismail selaku bos taksi asal malaysia menyebut Gojek bisa berkembang di Indonesia karena tingkat kemiskinan yang tinggi.

Pernyataan ini diungkapkannya pada Kamis (22/8) dalam konferensi pers di kantor Big Blue Taxi soal penolakannya terkait keputusan kabinet Mahathir Mohamad yang menyetujui kehadiran Gojek di Malaysia.

Lebih lanjut beliau mengatakan perusahaan ojek online asal Indonesia itu bisa berkembang karena jalan raya di Indonesia yang terlalu sempit untuk kendaraan.

“Kemiskinan di Indonesia terlalu tinggi, gaji tak tinggi. Malaysia tidak bisa seperti itu. Anak muda (Malaysia) bukan akan miskin, tak datang dari keluarga miskin. Kenapa kita mau menjatuhkan marwah mereka sehingga menjadi tukang Gojek,” ujarnya dalam konferensi pers (22/8).

Baca juga: Gojek Masuk 20 Besar Perusahaan yang Mengubah Dunia

Pernyataan itu memancing puluhan ribu driver ojek online yang dirumorkan akan mengadakan demo di depan kantor Kedutaan Besar Malaysia di Indonesia pada jumat (30/8) pekan ini sebagai respons kekecewaannya atas pernyataan bos Taksi asal Malaysia.

Sampai dengan saat ini, belum ada konfirmasi lebih lanjut terkait aksi demo tersebut.

Latest