Sunday, July 21, 2019
Home News 5G Sudah Masuki Komersial, China Mobile Jadi yang Terdepan

5G Sudah Masuki Komersial, China Mobile Jadi yang Terdepan

Laporan dari MWC Shanghai, Cina

-

Shanghai, Selular.ID – Gelaran MWC 2019 Shanghai hari ini resmi dibuka. Ratusan peserta memadati event yang akan berlangsung hingga 28 Juni mendatang.

Seperti halnya MWC Barcelona yang sudah digelar pada Februari dan Maret lalu, 5G juga menjadi isu sentral dari MWC Shanghai. Namun yang berbeda adalah, 5G kini sudah dalam tahap implementasi.

Sebagai negara terdepan dalam hal teknologi 5G, Cina menjadikan MWC Shanghai sebagai panggung untuk menunjukkan bahwa 5G sudah memasuki masa komersialisasi.

Menurut pemaparan Huidi Li, EVP China Mobile, terdapat 10 use case yang menjadi model layanan 5G masa depan. 10 layanan tersebut adalah smart grid, smart healtcare, smart factory, smart campus, smart city, smart agriculture, home entertainment, dan drone.

Berbagai use case tersebut sudah dijalankan, sehingga dapat menjadi benchmark bagi negara-negara lain, terutama kelompok front runner.

Sejauh ini China Mobile sudah meluncurkan berbagai inovasi dalam layanan 5G pertama di dunia. Seperti tayangan live dengan 4K yang ditayangkan stasiun CCTV pada China Spring Festival.

China Mobile juga sukses menjadi operator pertama di China yang membangun smart port dengan teknologi 5G di pelabuhan Ning Bao. Kemudian pembangkit listrik dan gas di China Southern Power Grid, layanan 5G drone, dan remote surgery pertama di Cina.

Cepatnya China Mobile mengimplementasikan layanan 5G komersial, tak lepas dari kebijakan pemerintah China. Awal bulan ini, tiga operator China, termasuk China Mobile, memperoleh lisensi termasuk penggunaan spektrum.

Salah satu spektrum yang dapat digunakan adalah 2,6 Ghz. Dengan kapasitas sebesar 100 Mhz.

Lembaga riset terkemuka Ernst and Young, memperkirakan bahwa tiga operator China akan menghabiskan dana investasi senilai hampir USD5 miliar pada 2019 saja untuk membangun jaringan 5G. Sedangkan total pengeluaran mereka diprediksi mencapai USD 217 miliar sepanjang 2020 hingga 2025.

Hal ini menjadi dorongan bagi tumbuhnya ekonomi digital di China, baik dalam hal kualitas maupun kuantitas.

Tahun lalu, kontribusi industri digital terhadap perekonomian Cina telah mencapai 27,6% dari total GDP. Kehadiran 5G dipastikan akan mendorong pertumbuhan industri digital menjadi berlipat ganda.

Latest