Monday, August 19, 2019
Home News Telco Realisasikan 5G, Singapura Cari Masukan Untuk Optimalkan Penggunaan Spektrum

Realisasikan 5G, Singapura Cari Masukan Untuk Optimalkan Penggunaan Spektrum

-

Jakarta, Selular.ID – Otoritas Pengembangan Media dan Info Komunikasi (IMDA) membuka konsultasi publik pada Jumat (17/5) untuk memandu penyusunan kebijakan dan kerangka kerja peraturan untuk mengalokasikan spektrum dalam pita 800MHz, 1900MHz, dan 2100MHz.

Konsultasi tersebut dibuka, sejak Jumat (17/5) dan akan berakhir pada 15 Juli 2019.

Dalam sebuah pernyataan, agensi mengatakan masukan dari seluruh stake holder, akan membantunya mengembangkan “peta jalan holistik untuk mengoptimalkan” penggunaan spektrum sejalan dengan kemajuan teknologi, yang memungkinkan pengembangan berkelanjutan dari layanan selular inovatif untuk perusahaan dan masyarakat.

IMDA mencari pandangan tentang pendekatan khusus untuk menetapkan spektrum, misalnya lelang. Selain itu, pihaknya mencari umpan balik tentang cara terbaik untuk menggunakan spektrum 800MHz dan 1900MHz untuk melayani permintaan pengguna yang meningkat akan layanan data.

Sekaligus mengalirkan gelombang udara 2100MHz yang semula mendukung layanan 3G untuk digunakan baik untuk layanan 3G maupun 4G publik.

Aileen Chia, Wakil Kepala Eksekutif dan Direktur Jenderal Telekomunikasi dan Pos IMDA, mengatakan sementara ketiga spectrum tersebut tidak diidentifikasi secara global sebagai pelopor spektrum untuk 5G, penting bagi para pemain industri untuk mempertimbangkannya ketika mereka merencanakan sumber daya jaringan mereka dan investasi secara holistik.

“Melalui konsultasi publik ini, kami bertujuan untuk memastikan bahwa sumber daya spektrum yang langka, dapat dialokasikan secara optimal untuk memberikan manfaat maksimal bagi Singapura dan konsumen,” katanya.

Pekan lalu, dalam pernyataan resmi, IMDA juga sudah meluncurkan konsultasi tentang alokasi spektrum 5G.

Negara kota itu, mulai melangkah maju dalam proses meluncurkan jaringan seluler 5G pada tahun 2020 dengan meluncurkan konsultasi publik kedua tentang masalah-masalah seperti kerangka kerja peraturan dan kebijakan untuk jaringan generasi berikutnya.

IMDA mengatakan bahwa umpan balik yang diterima akan membantunya dalam memfasilitasi peluncuran jaringan 5G dengan jangka waktu yang ditentukan dan mengidentifikasi aplikasi dan layanan inovatif yang menggunakan platform baru.

IMDA meyakini bahwa 5G akan membentuk masa depan lanskap teknologi Singapura. IMDA berkewajiban menyempurnakan misi tersebut, dengan mengatakan bahwa jaringan 5G tidak hanya bermanfaat untuk mendukung layanan broadband selular yang lebih cepat.

Namun juga keandalan yang lebih besar, latensi yang lebih rendah, dan kemampuan untuk menghubungkan lebih banyak perangkat.

Latest