Sunday, June 16, 2019
Home News Telco Huawei Rencanakan Pengganti Android Pada Awal 2020

Huawei Rencanakan Pengganti Android Pada Awal 2020

-

Jakarta, Selular.ID – Perang dagang antara AS dan China yang berbuntut pada pembatasan Android oleh Google, membuat Huawei bergerak cepat. Huawei tak ingin lagi bergantung pada Android, OS terpopuler di dunia saat ini.

Raksasa telekomunikasi itu, meningkatkan upaya untuk mengembangkan alternatif untuk Android, dengan perusahaan bersiap meluncurkan sistem operasinya sendiri, paling cepat pada kuartal keempat 2019 atau awal 2020.

Menurut laporan Nikkei Asian Review, Richard Yu, CEO Huawei Business Consumer Group, mengatakan OS itu akan kompatibel dengan handset, tablet dan PC.

Surat kabar Jepang itu, menyebutkan bahwa upaya membangun platform Google, tak lepas dari keputusan setelah dimasukkannya Huawei ke dalam daftar hitam oleh otoritas AS.

Pendiri dan CEO Huawei Ren Zhengfei mengatakan perusahaan dapat dan akan mengembangkan sistem operasinya sendiri, media lokal melaporkan.

Sementara itu, Bloomberg melaporkan Wakil Presiden Huawei untuk Eropa Abraham Liu mengatakan pada acara peluncuran, “opsi alternatif akan keluar secara alami, baik dari Huawei atau orang lain”, jika perangkatnya diblokir dari layanan Google.

Vendor tersebut menolak untuk mengomentari upaya OS-nya, jadi tidak jelas apakah itu bekerja pada OS yang sama sekali baru atau masih dalam skema Android, yang menurut para analis lebih layak.

Sebelumnya pada 2018, Huawei mengecilkan laporan bahwa perusahaan berencana untuk mengembangkan platform mobile sendiri untuk mengurangi ketergantungannya pada sistem operasi Android.

Richard Windsor, pendiri blog riset Radio Free Mobile, mengatakan bahwa dampak langsung dari larangan Android dapat diabaikan oleh Huawei. Pasalnya perangkat yang dibuat saat ini tidak akan terpengaruh dan Huawei telah meluncurkan model utamanya untuk 2019.

Dia mencatat perusahaan itu tidak akan kehilangan akses ke Android itu sendiri, yang merupakan open source, tetapi perangkat Android di luar China harus menawarkan akses ke layanan Google “untuk memiliki prospek dijual”.

Untuk menepis keraguan pengguna, Huawei menegaskan bahwa pihaknya akan terus memberikan pembaruan keamanan dan layanan purna jual untuk semua smartphone dan tablet. Pembaruan tersebut mencakup produk Huawei dan Honor yang ada, baik yang telah dijual maupun yang masih tersedia secara global.

“Kami telah membuat kontribusi besar untuk pengembangan dan pertumbuhan Android di seluruh dunia,” kata seorang juru bicara Huawei, dalam pernyataan resmi yang dipublikasikan perusahaan pada awal pekan ini.

“Kami akan terus membangun ekosistem perangkat lunak yang aman dan berkelanjutan, untuk memberikan pengalaman terbaik bagi semua pengguna secara global,” tambahnya.

Latest