Sunday, October 20, 2019
Home Apps Gandeng Prosa, Kominfo Luncurkan Chatbot Anti Hoax

Gandeng Prosa, Kominfo Luncurkan Chatbot Anti Hoax

-

Jakarta, Selular.ID – Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kominfo) bekerjasama dengan startup Prosa meluncurkan chatbot anti hoax. Prosa sendiri merupakan startup yang mengembangkan teknologi Natural Language Processing (NLP) khusus untuk bahasa Indonesia.

Chatbot anti hoax Telegram
Chatbot anti hoax Telegram

Peluncuran chatbot anti hoax ini diluncurkan Kominfo untuk meredam hoax apalagi menjelang Pemilu 2019. Chatbot anti hoax hanya tersedia untuk platform Telegram melalui akun @chatbotantihoax. Saat ini Kominfo dan Prosa sedang mengembangkan layanan chatbot anti hoax untuk pengguna WhatsApp dan Line.

Chatbot anti hoax Telegram
Chatbot anti hoax Telegram

“Saat ini kita baru hadirkan chatbot di Telegram karena Telegram respon nya paling cepat dibandingkan platform lain seperti WhatsApp dan lainnya. Kedepannya kita akan mewajibkan semua platform menghadirkan fitur chatbot anti hoax,” ujar Semuel Abrijani Pangerapan, B.Sc, Dirjen Aplikasi Informatika Kominfo di kantor Kominfo, Jakarta, Jumat (12/4/2019).

Menurut Semuel, chatbot anti hoaks ini merupakan sistem berteknologi AI yang mampu mengidentifikasi kata per kata yang mengandung unsur hoax.

“Informasi klarifikasi hoaks yang akan disajikan melalui chatbot berasal dari data base Mesin AIS Kominfo,” terang Semuel.

Mesin AIS yang bekerja 24 jam selama 7 hari dengan didukung 100 anggota tim verifikator.

Hal senada juga disampaikan oleh Teguh Budiarto, CEO Prosa.

“Chatbot ini hanya bisa mendeteksi artikel yang mengandung hoax. Nantinya kita akan mengembangkan fitur anti hoax yang dapat mendeteksi foto dan video,” tutup Teguh.

Latest