Monday, August 26, 2019
Home News FinTech Investree Hadirkan Pembiayaan Syariah untuk Pedagang Online

Investree Hadirkan Pembiayaan Syariah untuk Pedagang Online

-

Jakarta, Selular.ID – sebagai salah satu bentuk akses permodalan yang sesuai dengan prinsip syariah bagi para pelaku bisnis yang menjual produknya melalui e-commerce di Indonesia, Investree menghadirkan layanan Online Seller Financing (OSF) Syariah.

Kehadiran layanan OSF Syariah ini merupakan salah satu inisiatif dan terobosan yang dikeluarkan oleh Investree dalam rangka meningkatkan inklusi dan literasi finansial syariah dengan memberdayakan UKM melalui akses permodalan yang aman, mudah, dan cepat. Segala prosesnya pun berlandaskan prinsip-prinsip Islam, seperti tidak mengandung unsur maisir (perjudian), gharar (ketidakpastian), dan riba (jumlah bunga melewati kesepakatan).

Adrian Gunadi, Co-Founder & CEO Investree, menjelaskan, tingginya permintaan dari para pebisnis online terhadap produk dan layanan pembiayaan fintech berbasis syariah menjadi alasan mengapa Investree harus dan akan terus berkolaborasi dengan pelaku e-commerce di Indonesia.

“Sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia, kami yakin kehadiran OSF Syariah dapat mendukung kemajuan UKM terlebih bagi mereka yang ingin menuai lebih banyak manfaat dari pembiayaan berbasis syariah,” kata Adrian.

OSF Syariah merupakan solusi pembiayaan berbentuk modal usaha bagi para pemilik toko online yang telah bergabung di perusahaan e-commerce yang bekerja sama dengan Investree, antara lain Bukalapak, Lazada, dan Tokopedia.

Investree juga sedang menjajaki beberapa e-commerce marketplace lainnya untuk bekerja sama dalam hal pembiayaan syariah toko online. Layanan ini menyajikan beberapa keunggulan seperti sesuai dengan prinsip syariah, persetujuan kilat dan tanpa agunan, pengajuan cepat, fleksibel, dan 100% online, marjin pembiayaan kompetitif mulai dari 0,9%-2% per bulan; tenor fasilitas 3 hingga 24 bulan; dan pembiayaan mulai dari Rp2 juta hingga Rp2 miliar.

Persyaratannya, pemilik toko online adalah individu yang sudah berjualan aktif di e-commerce selama minimal 3 (tiga) bulan; melengkapi dokumen persyaratan (KTP, swafoto dengan KTP, dan NPWP); berdomisili di Jabodetabek, Bandung, Semarang, dan Surabaya; dan berlaku hanya untuk mendanai pembiayaan toko online yang menjual barang atau menyediakan jasa yang prinsip syariah.

Latest