Beranda News Enterprise Huawei Kenalkan Core Chip BTS 5G Pertama di Dunia

Huawei Kenalkan Core Chip BTS 5G Pertama di Dunia

-

Jakarta, Selular.ID – Huawei mengumumkan peluncuran core-chip pertama yang dirancang khusus untuk base station 5G. Chip yang diberi nama Huawei Tiangang itu memiliki kemampuan untuk mendukung gelaran jaringan 5G yang telah disederhanakan, bahkan untuk jaringan 5G berskala besar di seluruh dunia.

Ryan Ding, Huawei Executive Director of the Board and Carrier BG CEO, menjelaskan Chip 5G end-to-end milik Huawei tersebut mampu mendukung beragam standar dan jenis pita jaringan (termasuk C band, 3.5Ghz, maupun 2.6Ghz), guna menghadirkan akses layanan nirkabel dan microwave terbaik bagi pelanggan.

Dijelaskan Ryang Ding, sejumlah terobosan yang diusung Huawei dalam chipset Tiangang di antaranya dari sisi integrasi, daya komputasi, hingga pitalebar spektral.

“Chip tersebut terintegrasi secara luar biasa, dalam arti mampu mengintegrasikan power amplifiers (PAs) aktif dengan antenna arrays pasif menjadi sebuah antena yang berukuran sangat kecil, dalam skala besar,” jelas Ryan Ding.

Menurut Ryan Ding, Kapasitas komputasi Huawei Tianggang 2,5 kali lipat lebih tinggi dari kemampuan chip generasi sebelumnya. Dengan mengusung algoritma mutakhir dan teknologi beamforming tercanggih saat ini, satu chip dapat mengontrol hingga 64 kanal. Ini merupakan pencapaian tertinggi di industri saat ini.

Chip ini juga mendukung pitalebar spektral yang sangat tinggi, yakni 200 MHz, sehingga siap untuk mendukung penggelaran-penggelaran masa depan.

Chip ini juga mengusung serangkaian penyempurnaan pada active antenna units (AAUs) yang revolusioner, sehingga mendukung dibangunnya base stations dengan ukuran 50% lebih kecil, bobot 23% lebih ringan, serta konsumsi daya yang terpangkas hingga 21%. Berkat chip ini, waktu untuk penggelaran base stations 5G menjadi 50% lebih singkat dari penggelaran base station 4G.

“Fitur-fitur mutakhir yang disematkan pada Huawei Tiangang diharapkan dapat mengatasi beragam permasalahan, seperti memangkas biaya penggelaran jaringan dan proses akuisisi lahan yang tinggi selama ini,” kata, Ryan Ding.

Pada 9 Januari 2019 lalu, 5G blade base station yang diusung oleh Huawei juga berhasil menyabet penghargaan bergengsi, sebagai First Class Progress in Science and Technology Prize, yang menjadi pengakuan atas keberhasilan Huawei dalam menghadirkan terobosan besar di bidang teknologi dan desain modular terpadu pada 5G blade base station miliknya.

Seluruh unit base station mengusung blade form factor. Selain itu, teknologi ini juga memungkinkan pengguna untuk melakukan penggabungan sejumlah modul yang tidak seragam, sehingga proses instalasi base station 5G menjadi lebih simpel dan makin mudah bagi mereka.

Ryan Ding menambahkan,produk-produk yang dihadirkan mendukung proses penggelaran jaringan dan efisiensi O&M secara optimal. Proses penggelaran 5G kini menjadi jauh lebih simpel dibandingkan pada penggelaran 4G.

Buyer's Guide

Rekomendasi Smartphone Rp3 Jutaan

Jakarta, Selular.ID – Kebutuhan pengguna ponsel tidak hanya pada fitur kamera saja, kapasitas memori,...

5 Smartphone Oppo Dengan Layar Punch Hole  

Jakarta, Selular.ID – Tampilan layar smartphone menjadi semakin lega sekaligus menawan berkat mengusung konsep...

Oppo A15 Usung 3 Kamera, Harga Rp1 Jutaan

Jakarta, Selular.ID – Oppo secara resmi meluncurkan perangkat A15 di Indonesia. Oppo A15 tampil...

Samsung Galaxy A21s Kini Tampil dengan Warna dan Memori...

Jakarta, Selular.ID - Samsung Indonesia kembali menghadirkan varian baru dari Galaxy A21s. Perangkat lini...

7 Smartphone Xiaomi dengan Fast Charging Hingga 65W

Jakarta, Selular.ID – Bulan lalu kami menghadirkan panduan belanja tujuh smartphone Xiaomi dengan fitur...

5 Smartphone Oppo dengan Quad Camera Terbaik

Jakarta, Selular.ID -   Kamera kini menjadi salah satu fitur penting dalam memilih sebuah smartphone....

Artikel Terbaru

Kategori Terkait