Jakarta,Selular.ID- Diketahui sebelumnya, beberapa bulan terakhir di 2018, salah satu laporanĀ  analis telah mengisyaratkan penjualan yang lemah yakni 213 juta unit ponsel yang terjual pada tahun 2018.

Analis yang bersangkutan percaya bahwa pengiriman iPhone Apple akan turun menjadi 204 juta unit tahun depan, sebelum jatuh lebih jauh lagi menjadi 200 juta pada tahun 2020. Ini akan dilaporkan terjadi karena perubahan terbatas di eksternal departemen

BACA JUGA:
Pengguna iPhone Dapat lihat Video di WhatsApp Meskipun Layar Terkunci

Dilaporkan BGR, permintaan produk iPhone yang turun di China membuat Apple terpaksa menurunkan targetnya.

Sementara China dan pasar negara berkembang lainnya menyumbang sebagian besar dari penurunan pendapatan iPhone dari tahun ke tahun, di beberapa pasar maju, peningkatan iPhone juga tidak sekuat yang diperkirakan, seperti disebutkan dalam.situs resmi Apple.

Perusahaan yang cukup kondang dengan poduk smartphone iPhone itu menurunkan target pendapatan pada kuartal pertama 2019 menjadi US$84 miliar atau sekitar Rp1.217 triliun.

BACA JUGA:
iPhone XI 2019 Memiliki Posisi Kamera Seperti Huawei Mate 20

Awalnya, Apple menetapkan target pendapatan pada kuartal pertama 2019 sekitar US$89 miliar hingga US$93 miliar atau sekitar Rp1.289 triliun hingga Rp1.347 triliun.

Namun beberapa saat setelah Apple menghentikan perdagangan sahamnya selama 20 menit dan harga saham Apple turun 7 persen. Apple merevisi angka tersebut melalui surat terbuka kepada investor yang dipublikasikan di laman resminya.

BACA JUGA:
Apple Watch Series 4 Hadir Dengan Fitur EKG, Ini Fungsinya

Saat ini, Apple sendiri belum secara resmi menangani salah satu laporan penjualan terbaru.

Tetapi beberapa perubahan baru-baru ini pada strategi pemasarannya menunjukkan bahwa itu benar. Maka dari itu, penurunan lebih lanjut di tahun-tahun mendatang tidak akan mustahil