Jakarta, Selular.ID – Grab menerima kucuran dana investasi dari perusahaan asal Jepang, SoftBank senilai USD 1,5 miliar atau setara Rp 21,8 triliun. Kucuran dana itu bakal dialirkan melalui lembaga penggalangan dana milik salah satu perusahaan telekomunikasi terbesar di Jepang tersebut, yakni Vision Fund.

Dikutip dari Ubergizmo, awalnya SoftBank berencana menanamkan investasinya ke Grab sebesar USD 500 juta atau senilai Rp 7 triliun. Nyatanya, jumlah investasi yang digelontorkan mencapai 3 kali lipat. SoftBank berani menginvestasikan dana yang cukup besar kepada Grab karena Grab merupakan platform transportasi online terbesar di kawasan Asia.

BACA JUGA:
Penataan Ojol, Grab Akan Tambah Shelter dan Grab Stop

Selama 6 tahun, Grab telah mengumpulkan total investasi lebih dari USD 6,5 miliar dari investor besar termasuk Toyota, raksasa ride-hailing Cina, Didi Chuxing dan SoftBank. Total kucuran dana yang diterima Grab dari ketiga perusahaan tersebut mencapai USD 11 miliar setelah penggalangan dana pada bulan Agustus lalu.

SoftBank pertama kali mengakuisisi saham di Grab dengan investasi USD 250 juta atau setara Rp 3,6 triliun pada tahun 2014 lalu di Jepang. Kala itu, Grab belum mengakuisisi Uber dan masih bersaing di wilayah tersebut. Investasi tersebut dijadwalkan selesai pada bulan Desember ini dan akan diumumkan pada bulan Januari 2018.