Jakarta,Selular.ID – Beberapa waktu lalu, tepatnya 1 Oktober 2018 Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) melayangkan surat kepada Facebook, mengenai masalah keamanan yang berdampak pada peretasan akun pengguna.

Selang dua hari, Kemkominfo mendapatkan balasan, hal tersebut diungkapkan Ferdinandus Setu,
Plt. Kepala Biro Humas Kemkominfo RI, dikatakan dia Kemkominfon telah menerima jawaban dari Facebook, terhadap permintaan klarifikasi.

BACA JUGA:
Facebook Messenger Miliki Fitur AR dan Boomerang

Dijelaskan Ferdinandus,Facebook menyebutkan peretasan dilakukan oleh aksi pelaku di luar sistem Facebook yang mendapatkan token pengguna dari celah keamanan pada fitur Facebook “View As” atau “Lihat Sebagai”.

“Token tersebut adalah string numerik unik yang memungkinkan otentikasi akun pengguna fitur yang memungkinkan orang melihat tampilan profil mereka,”ujar Ferdinandus

Untuk memperbaiki masalah dan melindungi pengguna, menurut Ferdinandus,bFacebook menyatakan tengah melakukan investigasi dan akan melakukan update berkala.

BACA JUGA:
Ingin Nomor WhatsApp Lebih Privasi? Lakukan Hal Ini

Adapun langkah yang telah diambil sebagai berikut:

1.Membahas celah keamanan atau kerentanan yang ada,
2.melakukan setting ulang atau reset token akses pengguna Facebook yang terdampak sehingga mengharuskan mereka untuk masuk kembali ke Facebook.
3.Facebook telah memberitahu pengguna (setelah masuk kembali) melalui pesan di bagian atas Kabar Berita mereka.
4.Facebook juga menonaktifkan sementara fitur “Lihat Iklan” saat melakukan tinjauan keamanan.
5.Facebook telah menginformasikan adanya potensi penyalahgunaan data pelanggan kepada penegak hukum.

BACA JUGA:
Akhirnya Facebook Gulirkan Update untuk Messenger Lite

Ferdinandus menambahkan bahwa, Kemkominfo mendorong Facebook untuk mengumumkan kepada publik Indonesia panduan dan perlindungan terhadap pengguna di Indonesia.