Jakarta, Selular.ID – Tindak penipuan memang seakan tidak ada habisnya. Beragam modus dan media digunakan para penipu dalam melancarkan aksinya.

Terlebih di era digital saat ini, jejaring sosial dan aplikasi pesan instan acap kali dijadikan sebagai media penipuan. WhatsApp salah satunya. WhatsApp sendiri acap kali digunakan para penipu dalam melancarkan aksinya.

Belum lama ini terjadi modus penipuan berkedok akun palsu (fake account) WhatsApp. Sang pelaku menggunakan nama seseorang dan mengambil foto-nya untuk melakukan aksinya.

BACA JUGA:
Backup WhatsApp Tidak Masuk Kuota Google Drive Mulai 12 November

Baru-baru ini sebuah akan WhatsApp palsu mengatasnamakan Wakil Direktur Tri, M. Danny Buldansyah melakukan aksi penipuan. Dalam aksinya pemilik akun palsu tersebut meminjam sejumlah uang kepada beberapa target. Tak tanggung-tanggung, salah satu target-nya adalah Presiden Direktur Smartfren, Merza Fachys.

 

Berbagai alasan pun diutarakan kepada orang yang dituju untuk meyakinkan si target bahwa sang pelaku merupakan pemilik akun asli. Danny Buldansyah palsu meminjam uang kepada Merza Fachys.

BACA JUGA:
Dark Mode Segera Hadir di WhatsApp

Dia mengatakan meminjam ATM temannya. Namun Merzha telah mencurigainya.

“Saya sudah dari ATM namun tidak bisa transfer karena atasnama yang dituju salah. Saya sudah cek ke Bank yang dituju dan tidak terdaftar. Sekarang saya lagi ke kantor Cyber Crime, Bareskrim, Polri,” ucap Merzha melalui pesan singkatnya kepada orang yang mengaku M. Danny Buldansyah.

BACA JUGA:
Masih Tahap Alpha, WhatsApp Siapkan Fitur Dark Mode

Ucapan tersebut membuat si pelaku takut. Seketika foto dari akun palsu tersebut hilang yang menandakan bahwa nomor Merza Fachys telah diblokir.

Hal serupa juga terjadi pada orang lain, pelakunya masih sama mengatasnamakan M. Danny Buldansyah. Namun, orang tersebut juga sudah curiga sehingga tidak menjadi korban penipuan.

Kejadian ini menjadi pelajaran untuk semua orang agar tidak mudah percaya begitu saja kepada pemilik akun WhatsApp palsu. Terlebih lagi, jika berhubungan dengan uang.

BACA JUGA:
Fitur PIP Memungkinkan Video Youtube Akan Bisa Diputar di WhatsApp

Sebaiknya, Anda pastikan dulu kepada pemilik akun aslinya apakah memiliki akun lain atau tidak. Jika tidak, dipastikan akun tersebut adalah palsu.

Pihak penyedia layanan pun, dalam kasus ini WhastApp harus lebih hati-hati dan mencari cara agar kasus penipuan berkedok akun palsu ini tidak terjadi lagi. Dibutuhkan peran serta lembaga pemerintah, penyedia layanan dan masyarkat Indonesia dalam mengatasi kasus penipuan tersebut.