Tuesday, August 20, 2019
Home Games Pemerintah Belum Dukung Kompetisi eSport MSC 2018, Kenapa ?

Pemerintah Belum Dukung Kompetisi eSport MSC 2018, Kenapa ?

-

Jakarta, Selular.ID – Perkembangan kompetisi gaming atau eSports semakin pesat di Indonesia. Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) sudah meresmikan eSports sebagai cabang olahraga. Bahkan eSports sudah masuk menjadi cabang olahraga dalam Asian Games 2018.

Mulai dari game konsol, PC bahkan game mobile dipertandingkan dalam eSports. Salah satunya game mobile fenomenal Mobile Legends: Bang Bang. Moonton selaku developer game ini menggelar kompetisi eSports Mobile Legends: Bang Bang South East Asia Cup 2018 (MSC 2018).

Tim gaming berbakat dari Indonesia juga siap mewakili negaranya untuk berkompetisi dalam MSC 2018 seperti RRQ.Q2, Evos eSports dan Aerowolf Roxxy. Dibanding negara lain, Indonesia diwakili lebih banyak tim gaming dengan total 3 tim gaming berbakat.

Baca juga : 7 Negara ASEAN Berkompetisi di MSC 2018

“Kami sangat senang Indonesia kembali terpilih menjadi tuan rumah MSC 2018. Kami harap MSC 2018 dapat mengulang kesuksesan seperti MSC 2017 lalu yang juga digelar di Indonesia. Respons pasar Indonesia terhadap Mobile Legends: Bang Bang sangat baik dan kami harap bisa terus mengembangkan eSports di tanah air,” ucap Cayayan, Country Manager Moontoon Indonesia kepada Selular.ID di sela jumpa pers MSC 2018 di bilangan SCDB, Jakarta, Selasa (3/7/2018).

Namun sayangnya, kompetisi eSports MSC 2018 ini belum mendapatkan dukungan dari pemerintah Indonesia, khususnya Kemenpora.

“Saat ini kami belum mendapat dukungan dari pemerintah Indonesia dalam MSC 2018. Kami akan terus berusaha untuk mendapatkan dukungan pemerintah dalam hal regulasi dan sebagainya,” jelasnya.

Baca juga : Euforia Piala Dunia 2018, Mobile Legends: Bang Bang Rilis Lagu Champions United

Cayayan mengungkapkan bahwa pemain game bergenre Multiplayer Online Battle Arena (MOBA) serupa Mobile Legends: Bang Bang di kawasan Asia Tenggara mencapai 43 juta pemain aktif.

“Di kawasan Asia Tenggara, Indonesia memiliki jumlah pemain game MOBA terbanyak lebih dari 50%. Indonesia memiliki pangsa pasar cukup baik ketimbang negara lain,” papar Cayayan.

MSC 2019 selanjutnya, dikatakan Cayayan akan banyak diikuti oleh tim gaming Indonesia. Bahkan Moonton berencana mendirikan kantor di Indonesia.

“Tim legal kami tengah mengurus segala prosesnya. Diperkirakan proses pendirian kantor kami dirampungkan di tahun 2018 ini. Pendirian kantor ini ditujukan untuk mempermudah dalam mengurus semua yang berhubungan dengan Mobile Legends termasuk MSC,” tutup Cayayan.

Latest