Ridzki Kramadibrata, Managing Director Grab Indonesia (Donnie Pratama Putra/SelularID)

Jakarta, Selular.ID – Layanan finansial technology (fintech) kian menjamur di era serba digital ini untuk mempermudah masyarakat dalam melakukan transkasi keuangan tanpa uang tunai. Terlebih lagi, masyarakat Indonesia sudah menyadari akan penting nya transaksi cashless.

Platform yang mendukung fintech ini juga semakin banyak. Penyedia layanan fintech tak hanya dari instansi keuangan saja. Beragam instansi atau perusahaan dari segala lini bisnis turut menghadirkan layanan fintech.

Layanan transportasi online seperti GoJek pun sudah meresmikan layanan pembayaran digital mereka, GoPay sebagai fintech.

BACA JUGA:
Yamaha Investasi Rp2,1 Triliun di Grab

Bahkan GoJek fokus mengembangkan GoPay sebagai metode pembayaran berbasis fintech dengan teknologi QR Code.

Lantas bagaimana dengan layanan transportasi online serupa GoJek seperti Grab ?

Seperti yang kita ketahui, Grab juga memiliki layanan pembayaran digital yakni GrabPay yang digunakan untuk membayar semua layanan Grab.

“Saat ini kita belum memikirkan untuk menjadikan GrabPay sebagai fintech. Kita masih fokus mengembangkan dan mengoptimalkan layanan GrabPay,” ungkap Ridzki Kramadibrata, Managing Director Grab Indonesia kepada SelularID saat peluncuran program Ramadhan di bilangan Kuningan, Jakarta, Kamis (24/5/2018).

BACA JUGA:
Grab Sukses Antarkan 13 Juta Ayam

Beberapa waktu lalu pengguna sempat mengeluhkan GrabPay yang tidak bisa digunakan. Kini GrabPay sudah dapat digunakan kembali. Namun masih belum optimal.

Nampaknya memang Grab serius akan mengubah GrabPay menjadi Fintech. Mengingat di tahun 2017 lalu, Grab telah mengakuisisi OVO layanan e-money di bawah naungan PT Visionet Internasional. Ini juga strategi Grab untuk mendapatkan izin operasional GrabPay dari Bank Indonesia (BI).

BACA JUGA:
ZhongAn dan Grab Resmikan Marketplace Asuransi Digital di Asia Tenggara

Tak kunjung mendapat izin, layanan GrabPay sempat dibekukan. Setelah kerjasama dengan OVO, GrabPay mendapat lisensi dari BI di tahun 2018 ini.

Baca juga: Ovo dan GrabPay Jalin Kemitraan Untuk Kembangkan Dompet Elektronik

“Kita dalam waktu dekat akan melakukan inisiatif lagi dalam hal payment. Saat ini kita sedang lakukan penyesuaian dengan berbagai pihak termasuk BI dan OVO. Ditunggu saja update selanjutnya,” tutup Ridzki.