Sunday, August 18, 2019
Home Buyer's Guide Top 5 Vendor Smartphone di Indonesia

Top 5 Vendor Smartphone di Indonesia

-

Jakarta, Selular.ID – Pengiriman smartphone di Indonesia turun sebesar 9% pada kuartal 4 keempat 2017, dan menutup tahun dengan pertumbuhan tipis.

Menurut International Data Corporation (IDC) Quarterly Mobile Phone Tracker, pengiriman smartphone di Indonesia mencapai 7,8 juta unit pada 4Q17, menurun sebesar 9% year over year (YoY), menutup tahun dengan total 30,4 juta unit smartphone, pertumbuhan yang relative rendah sebesar 1% dibandingkan dengan tahun 2016.

Alasan yang menyebabkan penurunan adalah karena kombinasi antara pasokan pengiriman yang lebih rendah dan persaingan dari para vendor unggul yang berdampak pada beberapa vendor lainnya.

Sepanjang 2017, aktivitas dan strategi vendor terus berkembang. Secara keseluruhan pengiriman smartphone tumbuh 8% quarter over quarter (QoQ), karena para vendor unggul terus memperbesar dominasinya di pasar.

IDC

Samsung

Samsung mampu mempertahankan kepemimpinan pasarnya dan meningkatkan pangsa pasarnya, dibantu dengan channel management yang efektif yang memungkinkan inventaris bergerak lebih cepat.

Oppo

Sementara itu, vendor populer dari China seperti Oppo dan Vivo memperluas pendekatan pemasaran mereka di luar dukungan selebritas (brand ambassador), dan melakukan kerjasama dengan game mobile populer serta produk kecantikan untuk memenuhi segmen target yang dimaksudkan.

Advan

Pemain lokal Advan mempertahankan jaringan distribusi nasionalnya yang kuat dan memperkenalkan produk-produk baru dengan fitur-fitur terbaru, seperti dual camera, fingerprint scanner, thin bezel, dan facial recognition, sambil tetap bermain dalam kisaran harga kurang dari USD200.

Asus

Pangsa pasar Asus menurun karena model yang baru diluncurkan menerima tanggapan yang lebih buruk bila dibandingkan dengan versi sebelumnya karena peningkatan harga dan persaingan dari pemain lain.

Vivo

Menggandeng 9 stasiun TV nasional pada peluncuran Vivo V7+ tahun lalu bersama deretan selebritis sebagai Brand Ambassador sepertinya berhasil mendongkrak pamor Vivo. Tidak lupa, kerjasama dengan game mobile populer untuk menarik minat kalangan Adam dan selfie untuk kaum Hawa.

Pangsa ritel elektronik (eTailer) tumbuh selama Harbolnas. Promosi dan diskon besar ditawarkan oleh sebagian besar pengguna eTailer selama periode Harbolnas, mendorong pertumbuhan sebesar 46% quarter over quarter (QoQ) dalam pengiriman di channel ini, dan 43% pertumbuhan year over year (YoY).

Channel eTailer cenderung merupakan pilihan yang lebih disukai untuk vendor yang kurang populer, seperti Infinix dan Haier, untuk menjadi channel utama mereka dalam strategi pemasaran produknya, dikarenakan ruang ritel offline yang lebih menantang dimana vendor besar terus memperluas jangkauan mereka.

Tidak hanya terbatas pada kuartal keempat, para vendor terus bekerjasama dengan eTailer untuk mengadakan beberapa program online flash sales sepanjang tahun 2017, dari brand seperti Xiaomi, Samsung, Transsion (Infinix), HMD (Nokia), dan sebagainya.

Didorong pula dengan adanya metode pembayaran yang lebih nyaman dan tersedianya banyak promosi, seperti cashback, freebies, dan metode pembayaran secara angsuran, dan banyak lainnya.

Smartphone 4G terus mendominasi pasar, karena mereka mulai tersedia lebih luas di segmen ultra-low-end (<USD100). Secara keseluruhan, pangsa smartphone 4G telah mencapai 93% pada 4Q17 dengan pertumbuhan 26% year over year (YoY).

Peningkatan signifikan ini didorong oleh meningkatnya ketersediaan smartphone berkemampuan 4G di segmen ultra-low-end (<USD100), meningkat menjadi 63% di 4Q17 dibandingkan dengan 28% di 4Q16. Feature phone dengan koneksi 4G juga telah diperkenalkan ke pasar melalui Andromax Prime dari Smartfren di 4Q17. Namun, volume pengiriman tetap rendah karena masih dalam tahap awal.(Ind)

Latest