Monday, July 22, 2019
Home News Enterprise Nokia: Brand China Bikin Hidup Susah

Nokia: Brand China Bikin Hidup Susah

-


Jakarta, Selular.ID – Serupa dengan pemandangan di negara Asia lainnya, industri smartphone Indonesia disesaki brand asal Tiongkok. Setidaknya 3 dari 5 brand smartphone terbesar di Indonesia, adalah merek China (data IDC per Q3 2017).

Ketika ditanya pendapatnya tentang smartphone brand China, Mark Trundle, Country Director, Indonesia dan ANZ, HMD Global, menjawab, “They make my life difficult” (mereka membuat hidup saya susah).

Tentu saja, Mark menjawab sambil bergurau. Mark menjelaskan, di setiap industri, akan selalu ada persaingan dari brand China di dalam ekosistem, termasuk smartphone.

“Karena pasar terus bergerak. 10 tahun lalu siapa yang sangka kalau sebuah search engine akan menguasai pasar smartphone dunia dengan 86% market share melalui Android OS. Dan (saya meyakini) kita akan melihat perubahan secara konstan,” papar Mark.

Khusus bisnis HMD Global, Mark menekankan kemitraan erat dengan Foxconn, pabrik raksasa elektronik dunia, menjadi peluang bagi Nokia untuk berkembang dan membawa teknologi baru seperti AR, VR, dan IoT, karena itulah dunia yang kita tinggali.

“Konsumen saat ini tidak hanya beli perangkat, tapi seluruh ekosistem. Dan itu yang kami coba tuju,” tegasnya.

Baca juga: IDC: Pasar Smartphone China Turun 5% di 2017

Sebagai perusahaan teknologi, lanjut Mark, Nokia sangat bisa dikembangkan untuk ke arah itu.

“Kami akan terus melihat persaingan dari brand China dengan bisnis mereka yang berkembang, dan mungkin kita akan melihat beberapa brand yang datang dan pergi. Tapi satu hal yang pasti, brand Nokia mulai menggema di level pasar global maupun Indonesia,” pungkasnya.

Latest