Friday, November 15, 2019
Home News Enterprise Laporan Keuangan Q4 Nokia Lebih Baik Dari Perkiraan

Laporan Keuangan Q4 Nokia Lebih Baik Dari Perkiraan

-


Jakarta, Selular.ID – Laporan hasil keuangan raksasa telekomunikasi Nokia untuk Q4 2017 telah keluar, dan perusahaan mencatatkan hasil yang lebih baik dari prediksi awal.

Perusahaan melaporkan laba operasi sebesar USD1,2 miliar (sekitar Rp16 triliun) untuk Q4, naik dari perkiraan USD1,101 miliar (sekitar Rp14,4 triliun).

Apa yang membuat peningkatan 9% menjadi kenyataan adalah perjanjian lisensi paten multi tahun, yang ditandatangani antara perusahaan Finlandia itu dengan raksasa jaringan China, Huawei, yang menghasilkan USD260,4 juta. Dan lebih banyak lagi pendapatan yang diharapkan terus masuk selama masa kontrak.

Terlepas dari hasil yang baik (dari perkiraan awal) sebenarnya keuntungan bisnis jaringan Nokia menurun 25% dari tahun ke tahun (dari USD1.064 miliar menjadi USD802,28 juta).

Rajeev Suri, CEO Nokia, mengatakan penurunan laba diperkirakan akan berlanjut selama 2018, kecuali operator di Amerika Utara memutuskan untuk membelanjakannya, yang bisa memperbaiki situasi.

Bahkan, penurunan bisa lebih besar lagi jika Nokia tidak membeli raksasa jaringan Alcatel-Lucent seharga USD16,6 miliar pada tahun 2016.

Perlambatan keuangan disebabkan oleh fakta bahwa siklus 4G mendekati akhir, sementara operator selular belum mulai membelanjakan peralatan 5G. Pesaing Nokia, Huawei dan Ericsson, juga merasakan dampaknya. Bahkan Ericsson melaporkan defisit keuangan untuk lima kuartal berturut-turut.

Meski begitu, masa depan masih terlihat cerah untuk Nokia, karena penjualan bisnis jaringan diperkirakan akan meningkat setelah operator mulai membelanjakan peralatan 5G.

“Untuk tahun 2019 dan 2020, kami mengharapkan kondisi pasar membaik, didorong oleh peluncuran jaringan 5G skala penuh,” kata Rajeev Suri.

Kenaikan keuntungan juga diharapkan bisa datang dari kesepakatan lisensi dengan Xiaomi dan Apple yang ditandatangani pada 2017.

Secara keseluruhan, untuk satu tahun penuh, Nokia melaporkan laba bersih operasi hanya USD19,84 juta atau sekitar Rp266 miliar.

Latest