Jakarta, Selular.ID – Aplikasi pesan foto yang dikembangkan Evan Spiegel, Snapchat, memiliki fitur yang cukup menginspirasi aplikasi sejenis. Misalnya fitur Stories yang kini tersedia di Facebook, WhatsApp dan Instagram dan cukup mendulang sukses.

Sehingga tidak berlebihan jika ada anggapan bahwa Snapchat akan tersingkir oleh para kompetitornya.

Namun, Snapchat sepertinya dapat menapik anggapan itu. Seperti diberitakan Forbes, pertumbuhan pengguna Snapchat pada akhir 2017 mengalami kenaikan.

Hal ini dapat dilihat dari pengguna Snapchat, tiga bulan sebelumnya dari 178 juta, menjadi 187 juta pada kuartal IV 2017. Hasil ini lebih tinggi daripada rata-rata ekspektasi analis sebesar 184,2 juta pengguna.

Jika dilihat dari peningkatan diatas. Pengguna aktif harian Snapchat naik 18% dari satu tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini dianggap investor dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan pendapatan dari iklan.

Baca juga: Lagi, Facebook Messenger “Curi” Fitur Snapchat

Serta meyakinkan para investor bahwa layanan tersebut mampu bersaing dengan Instagram.

Sebagai informasi, secara keseluruhan pendapatan Snap diketahui naik 72%  menjadi US$ 285,7 juta, melebihi ekspektasi analis US$ 253,2 juta. Pertumbuhan ini terjadi berkat banyaknya perusahaan-perusahaan yang memasang iklan di Snapchat.