Beranda News Satu Lagi Negara Bagian di AS Bakal Larang SMS Saat Mengemudi

Satu Lagi Negara Bagian di AS Bakal Larang SMS Saat Mengemudi

-

Texting drivingJakarta, Selular.ID – Salah satu negara bagian di Amerika Serikat, Florida bakal memberlakukan secara penuh larangan berkirim pesan (texting) menggunakan smartphone saat berkendara.

Badan legislatif negara bagian Florida seperti Selular rangkum dari UberGizmo segera akan mempertimbangkan sebuah undang-undang yang akan memberlakukan larangan penuh pada SMS saat mengemudi. Dalam UU yang ada saat ini hanya menyebutkan bahwa melakukan SMS oleh pengemudi non-komersial hanyalah pelanggaran sekunder. Petugas penegak hukum tidak bisa memberikan sanksi kepada pengemudi kecuali ada pelanggaran lain yang mengikutinya.

Artinya, pengemudi baru bisa dikenakan sanksi jika kegiatan melakukan SMS saat berkendara mengakibatkan kecelakaan atau pelanggaran lainnya.

Jika Rancangan UU yang sedang disiapkan ini disetujui, maka aktivitas melakukan SMS di belakang kemudi menjadi pelanggaran utama.

Texting saat mengemudi merupakan pelanggaran utama di 43 negara bagian yangada di Amerika Serikat.

Di Indonesia sendiri, larangan serupa diatur dalam UU No. 22 tahun 2009. Peraturan ini dikeluarkan karena banyaknya kecelakaan lalu-lintas yang diakibatkan penggunaan ponsel saat berkendaraan. Pemerintah juga mencatat penggunaan ponsel saat berkendaraan memiliki bahaya yang lebih tinggi dibandingkan dengan mengonsumsi alkohol. Hal ini disebabkan karena mereka mengetik sms saat mengemudi.

Larangan penggunaan ponsel saat mengemudi, memang secara secara spesifik tidak diatur dalam UU No 22 Tahun 2009. Tapi, pengendara (yang menggunakan ponsel) bisa terkena pasalpasal 283, yang menyebutkan:

“Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor di Jalan secara tidak wajar dan melakukan kegiatan lain atau dipengaruhi oleh suatu keadaan yang mengakibatkan gangguan konsentrasi dalam mengemudi di Jalan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat (1) dipidana dengan pidana kurungan paling lama 3 (tiga) bulan atau denda paling banyak Rp750.000,00 (tujuh ratus lima puluh ribu rupiah)” .

Jadi, buat kalian yang berkendara diharapkan dapat bersikap bijak dalam menggunakan smartphone selama perjalanan ya.

Artikel Terbaru