whatsapp_ap_1Jakarta, Selular.ID – Baru-baru ini Google memperlihatkan, teknologi artificial intelligence (AI). Google pun cukup yakin dengan kecerdasan buatan yang digunakan pada sistem pelacak aplikasi tiruan.

Namun belakangan Jutaan pengguna Android tertipu oleh beredarnya WhatsApp palsu. Kasus ini membuat Google kembali berpikir untuk tidak terlalu tergantung dengan mesin

Seperti diberitakan The Forbes aplikasi tiruan ini tersedia di Play Store dengan tampilan yang sangat mirip dengan aslinya. Sangat sulit membedakannya jika pengguna tidak cukup jeli.

BACA JUGA:
Calon CEO WhatsApp 'Angkat Kaki'

Pada aplikasi asli, terdapat tanda centang di bagian bawah nama pengembang. Hal ini menandakan bahwa aplikasi tersebut telah terverifikasi.

Berbeda dengan aslinya, WhatsApp palsu sama sekali tidak menyediakan fitur chat. WhatsApp tiruan lebih banyak menyediakan tampilan iklan yang bahkan tidak ingin dilihat oleh pengguna.

Aplikasi whatsapp palsu telah diunduh lebih dari satu juta pengguna meski kemudian langsung dihapus oleh Google. Namun tetap saja hal ini merugikan pengguna karena membuang kuota mereka untuk melakukan hal tak perlu.

BACA JUGA:
Foto Pribadi Bisa Jadi Sticker di WhatsApp, Ini Caranya

Ditambah lagi, jumlah pengunduh telah mendatangkan pengiklan yang tentunya menguntungkan pembuat aplikasi tiruan tersebut.

Saat ini, aplikasi aspal tersebut telah dihapus Google. Namun beredarnya aplikasi ini tetap mengindikasikan kegagalan sistem Google untuk memilah aplikasi tiruan. Tentu saja ini menuntut Google untuk meningkatkan sistem keamanannya.

Hingga saat ini, Google mengatakan pihaknya sedang menyelidiki masalah ini agar kejadian tersebut tidak terulang. Namun masih ada beberapa aplikasi serupa yang berusaha meniru WhatsApp dan belum dihapus oleh Google. Misalnya, WhatsApp 2017, WhatsUp Chat Messenger, Latest Whatsap Status 2017.