BerandaAppsTerinfeksi WireX, 300 Aplikasi Dihapus dari Play Store

Terinfeksi WireX, 300 Aplikasi Dihapus dari Play Store

-

wirex

Jakarta,Selular.ID – Aplikasi yang terjangkit WireX awalnya akan terasa sangat tidak berbahaya. WireX tersebar di berbagai kategori seperti pemutar video, pembuat ringtone, pengelola file, dan lain lain. Namun kenyataannya, mereka menggunakan perangkat Android kalian agar menghasilkan lalu lintas untuk melakukan penolakan layanan terdistribusi berskala besar, atau bisa disebut juga dengan serangan DDoS. Lalu lintas yang luar biasa mengganggu jaringan atau mesin yang ditargetkan dengan cara membebaninya.

Seperti yang Seluran lansir dari laman Gadgetstouse pada, Rabu (30/08), setelah mendapat laporan dari banyak perusahaan infrastruktur internet, Google telah menghapus 300 aplikasi dari Play Store yang terindikasi terkena infeksi WireX.

“Kami mengidentifikasi, ada sekitar 300 aplikasi yang terkait dengan masalah ini (terinfeksi WireX). Kami sedang dalam proses penghapusan (aplikasi yang terajangkit) dari semua perangkat yang terpengaruh,” kata juru bicara Google dalam sebuah pernyataan. “Temuan peneliti, dikombinasikan dengan analisis kami sendiri, memungkinkan kami melindungi pengguna Android dengan lebih baik lagi,” tambah juru bicara Google.

Seperti diketahui, Botnet dijuluki sebagai WireX yang ada di perangkat Android, semua ini dibantu dengan menggunakan aplikasi perangkat keras yang dimuat untuk menghasilkan lalu lintas data serangan DDoS.

Botnet WireX pernah menjadi pusat perhatian pada tanggal 2 Agustus ketika Akamai, penyedia layanan penyampaian konten dan penyedia layanan konten popular, mengamati beberapa perangkat Android yang di retas dengan serangan cyber online dalam intensitas yang kecil.

Namun, dalam waktu kurang dari dua minggu, angka tersebut berkembang untuk menciptakan keributan di dunia maya. Jumlah perangkat Android yang terinfeksi diperkirakan sudah mencapai 70.000 perangkat.

Setelah mengetahui ancaman tersebut, Akamai membawa peniliti dari berbagai perusahaan teknologi termasuk CloudFlare, Flashpoint, Google, Oracle Dyn, RiskIQ, dan Team Cymru ke sebuah platform untuk mengatasi masalah WireX.

Seorang peneliti mengungkapkan “Begitu upaya kolaborasi yang lebih besar dimulai, penyelidikan mulai terungkap dengan cepat. Dimulai dengan meyelidiki informasi file log, yang mengungkapkan adanya hubungan antara IP penyerang dan sesuatu yang berbahaya lainnya.”.

Artikel Terbaru