Saturday, August 24, 2019
Home News FinTech FWD Hackathon 2017 Ciptakan Ekosistem Digital Untuk Beransuransi

FWD Hackathon 2017 Ciptakan Ekosistem Digital Untuk Beransuransi

-

IMG_20170816_182428-1Jakarta, Selular.ID – FWD Life Indonesia (“FWD Life”) mencoba melakukan gebrakan dengan melakukan pengembangan teknologi digital terintegrasi.

Salah satu wujud komitmennya adalah dengan mengadakan FWD Hackathon 2017, yakni suatu ajang yang mengajak generasi muda untuk menciptakan inovasi terbaiknya dalam menciptakan ekosistem digital sekaligus membangun era asuransi jiwa digital untuk menghadirkan pengalaman berasuransi yang mudah, nyaman dan transparan.

Rudi Kamdani Wakil Direktur Utama FWD Life dalam keterangan resminya menjelaskan, setelah sukses diluncurkan pada tanggal 4 Agustus lalu, FWD Hackathon 2017 saat ini memasuki masa road show untuk memberikan penjelasan detil mengenai puncak kompetisi yang akan dilakukan tanggal 22 hingga 24 September mendatang sekaligus memberikan edukasi mengenai industri asuransi jiwa.

” Kami harapkan seluruh peserta dapat mengeksplorasi kemampuan yang dimiliki sehingga dapat menghasilkan sebuah inovasi digital yang dapat menjadikan proses berasuransi yang semakin mudah dan menarik bagi masyarakat luas,” ujar Rudi

Rudi mengatakan inovasi digital teknologi dapat mengakselerasi penetrasi asuransi jiwa di Indonesia, terlebih saat ini terjadi pergeseran gaya hidup generasi muda yang melek teknologi. Hal ini menjadi peluang FWD Life untuk menggandeng generasi muda berbakat dalam memanfaatkan digital teknologi untuk membangun era asuransi jiwa digital di Indonesia.

Menurut Rudi FWD Life dalam meningkatkan penetrasi asuransi di Indonesia khususnya dengan pemanfaatan inovasi digital. Hal ini menjadi perhatian khusus bagi Perusahaan.

Melalui FWD Hackathon, para peserta dengan ide atau gagasan terbaik akan berkesempatan untuk mendapatkan ‘modal’ bagi untuk mewujudkan idenya baik berupa modal pendampingan dari Founder Institute maupun modal berupa financing senilai Rp 100 juta. Dan satu orang pemenang akan mendapatkan pelatihan sampai ke Silicon Valley.

“Diharapkan melalui kegiatan ini FWD Life dapat menemukan berbagai inovasi digital teknologi yang inovatif, kreatif dan solutif yang akan menjadi embrio bagi perkembangan asuransi digital ke depan,”harap Rudi.

Hal senada disampaikan oleh Andy Zain
Founder Institute, pihak yang digandeng oleh FWD Life pada kegiatan FWD Hackathon 2017. Kegitaan ini pertama kalinya di industri asuransi, dan akan menjadi benchmark ke depan. Apalagi teknologi membantu masyarakat dalam berasuransi pasti akan lebih memudahkan.

Selama bulan Agustus hingga September 2017 FWD Life dan Founder Institute terus melakukan roadshow untuk mempromosikan program FWD Hackathon 2017 dan memberikan edukasi mengenai industri asuransi jiwa ke beberapa daerah seperti Jakarta, Surabaya dan Bandung.

Sebagai informasi FWD Life memiliki tanggung jawab untuk ambil bagian dalam meningkatkan penetrasi asuransi di Indonesia khususnya dengan pemanfaatan inovasi digital.

Hal ini menjadi perhatian khusus bagi Perusahaan terlebih data OJK per triwulan I 2017 menunjukkan, penetrasi asuransi di Indonesia baru berkisar 2,70% yang berarti masih lebih rendah dibandingkan beberapa negara lain di wilayah Asia seperti Singapura, Malaysia dan Thailand yang sudah berada di level 5%.

Latest