spot_img
BerandaNewsMarket UpdateAdvan G1 Dorong Vendor Jadi Top 3 Merk Ponsel di Indonesia

Advan G1 Dorong Vendor Jadi Top 3 Merk Ponsel di Indonesia

-

advan-lensa-g1Jakarta , Selular.ID – Pekan lalu lembaga riset global International Data Corporation (IDC) menyebut bahwa produsen ponsel nasional, Advan, sebagai Top 3 merk smartphone di Indonesia. Itu artinya, Advan berhasil menyodok satu peringkat dari nomor 4 di kuartal sebelumnya.

Pada siaran resmi yang diterima Selular.ID (18/8/2017), IDC menyebut bahwa Top 5 merk smartphone di kuartal kedua di Tanah Air adalah: Samsung (32%), Oppo (24%), Advan (9%), Asus (7%), dan Xiaomi (3%). Sebagai info, kuartal sebelumnya (2017Q1), IDC menyebut Top 5 merk ponsel di Indonesia adalah Samsung, Oppo, Asus, Advan, dan Lenovo.

Pertengahan Juli 2017, IDC melaporkan bahwa ponsel merk dalam negeri mempunyai market share sebesar 17 persen pada kuartal 1 2017. Angka itu turun dari 20 persen di kuartal sama tahun 2016, dan dari 34 persen di tahun 2015.

Meski penjualan ponsel merk lokal cenderung menurun, namun kinerja penjualan Advan terbukti meningkat. Data IDC menyebutkan, di antara vendor lokal sendiri, Advan meninggalkan jauh rivalnya dengan perolehan market share 49 persen. Dimana empat lainnya adalah Evercoss, Smartfren, Polytron, dan Mito (data IDC 2017Q2).

Kepada Selular.ID, IDC menyebut bahwa total pengiriman ponsel vendor lokal selama kuartal dua adalah 1,4 juta unit. Itu artinya penjualan Advan mencapai 700.000 unit selama kurun waktu 3 bulan saja, sejak April sampai Juni 2017.

Posisi Advan yang dalam beberapa tahun ini menjadi merk ponsel lokal nomor satu di Tanah Air, karena ditopang kehadirannya di seluruh pelosok nusantara. Kuat dugaan, peluncuran smartphone kelas menengah Advan G1 yang rilis awal tahun ini (Februari) berhasil memikat masyarakat, dan menuai panen di kuartal dua. Sehingga wajar bila posisi Advan kini menyodok ke peringkat Top 3.

Baca juga :  Gandeng Sony, TSMC Berniat Bangun Pabrik Chip Senilai $7 Miliar

Dalam laporan berbeda, IDC menyebut bahwa penjualan smartphone kelas menengah tumbuh lebih dari dua kali lipat. Kuartal kedua ini, smartphone dengan kisaran harga Rp2,5 juta sampai Rp5 juta, menguasai sekitar 28 persen dari total penjualan smartphone di Indonesia. Padahal pada kuartal sama tahun lalu, hanya meraih 13 persen.

Baca juga :  Kinerja TSMC Terkerek Melambungnya Permintaan Chip

“Smartphone di kategori mid-range, meraih pangsa pasar sebesar 28%, menunjukkan pertumbuhan yang signifikan dari pangsa pasar 13% satu tahun yang lalu. Hal ini merefleksikan perubahan dalam kebutuhan konsumen untuk beralih ke perangkat dengan spesifikasi yang lebih baik untuk menyokong pengalaman media & hiburan, produktifitas, dan mobile gaming,” kata Risky Febrian, Associate Market Analyst, IDC Indonesia.

Dengan meningkatnya daya beli masyarakat ke ponsel kelas menengah, serta kesuksesan Advan G1, vendor kembali menghadirkan smartphone terbaru Advan G1 Pro pada Juli 2017, dengan sejumlah peningkatan dari seri sebelumnya.

Sebagai tambahan informasi, menurut data terbaru Quarterly Mobile Phone Tracker dari IDC, pengiriman smartphone di Indonesia mencapai 7.9 juta unit di periode 2017Q2, bertumbuh sebesar 1% year-over-year (YoY) dan 9% quarter-over-quarter (QoQ).

spot_img

Artikel Terbaru