Kominfo dan Infokom jepang Blusukan Untuk Infrastruktur Penyiaraan di Kota Terpecil

IMG_20170502_161626_465

Jakarta,Selular.ID – Kementeriaan Komunikasi dan Informatika (Kominfo) melakukan penandatanganan dengan Kementerian Infokom Jepang hari ini (02/05/17). Kejasama ini merupakan program the 5th Indonesia-Japan ICT Joint Working Group yang sudah dilajukan dua tahun lalu.

Ahmad M. Ramli Dirjen Penyelenggaraan Pos dan Informatika (PPI) menuturkan bahwa kerjasama ini adalah kalanjutan dari program yang sudah dilakukan sejak 2015. Kerjasama ini merupakan.pengembangan infrastruktur penyiaran untuk daerah-daerah terpecil, terpinggir dan terbuang yang belum ada saluran listrik ataupun sinyal.

“Kita akan lakukan di delapan kota untuk tahap ini, dan yang sudah dipastikan adalah kota Biak,” tutur Ahmad Ramli di Jakarta (02/05/17)

Lebih jauh Ramli menuturkan bahwa kerjsama ini adalah goverment to goverment (G2G) yang didalaamnya menyangkut lebih luas yang tidak hanya terkait penyiaran, namun ada perncanaan dan monitoring. Artinya kedua belah pihak sama-sama membangun dan bekerjasama dalam.program.ini.

Nantinya Kementerian Infokom Jepang akan coba mengenalkan One-segTV dalam kerjasama ini. Menurut Ramli One-segTV telah terbukti bisa diterima dengan baik dan sudah diproduksi secara massal. Bagi yang bermukim di Jepang sudah bisa menikmatinya dan sangat cocok bagi Indonesia yang sedang dalam persiapan menuju era TV Digital.

“Indonesia mungkin perlu menengok bagaimana Jepang mengkampanyekan TV digitalnya ke masyarakat dan bagaimana pula TV analognya akan diakhiri lSetidaknya pemerintah sudah harus menyosialisasikan hal tersebut ke masyarakat,” tutur Ramli

Ramli juga menegaskan belum mengetahui lebih jauh mengenai investasi pasalnya hal itu ada di dalam skema-skema.kerjasama.yang dilakukan kedua negara ini.

“Semuanya sedang tahap uji coba dan melihat kota-kita mana yang belum terjangkau siaran atau tidak ada sinyal,” pungkas Ramli