Sunday, October 20, 2019
Home News Bahaya, ini 3 Efek Negatif Aplikasi Gratisan yang Wajib Diketahui

Bahaya, ini 3 Efek Negatif Aplikasi Gratisan yang Wajib Diketahui

-

imagesJakarta, Selular.ID – Selama ini salah satu yang membuat smartphone, berbasis Android diminati, yakni lantaran banyak aplikasi gratisan. Sepintas aplikasi gratisan tersebut hanya penguntungkan pengguna, tapi pada kenyataanya justru sebaliknya.

Sebagaimana diinfokan laman Android Pit, ternyata sebagian besar penghasilan, pengembang yang memasarkan produknya di Google Play, bukan berasal dari aplikasi berbayar, melainkan dari aplikasi gratis. Fakta ini tentu sangat mengejutkan, apalagi bagi konsumen yang senang dengan aplikasi gratisan.

Lantas, bagaimana cara pengembang mendapatkan pemasukan dari aplikasi yang dijajakan secara gratis tersebut?

Menurut laman yang sama dijelaskan, jika pengguna yang tak membayar sepeser pun atas aplikasi gratis yang digunakannya, ternyata tetap membayar dengan cara lain. Hal ini diungkap berdasarkan hasil studi yang dilakukan oleh University of Southern California, Rochester Institute of Technology, and Queen’s University

Dalam studi tersebut, tim peneliti membandingkan 21 aplikasi terpopuler di Google Play sepanjang Januari 2014 hingga Agustus 2014 di sebuah perangkat Galaxy S2.

Hasilnya, peneliti menemukan masalah utamanya, yakni aplikasi gratisan didanai oleh iklan. Hal ini tampak sah-sah saja, namun bisa menciptakan efek buruk. Tim peneliti juga menemukan ada beberapa kekurangan dan risiko saat pengguna memakai aplikasi gratisan.

Lalu Apa saja efek negatif aplikasi gratisan bagi smartphone Anda?

1. Aplikasi gratisan boros
Akibat adanya iklan, aplikasi gratisan menggunakan 33 persen baterai smartphone. Akibat dari hal tersebut, masa pakai baterai smartphone juga berkurang saat seseorang memakai aplikasi gratisan. Jadi jika baterai smartphone boros, bisa jadi karena terlalu banyak menginstal aplikasi gratisan di ponsel Anda.

2. Perlambat kinerja sistem smartphone
Hasil penelitian mengungkap, didukung oleh iklan, aplikasi gratis menggunakan 56 persen dari kinerja pemrosesan. Rinciannya adalah 22 persen dari penggunaan memori dan 48 persen merupakan komputasi yang terakumulasi pada prosesor. Karena tak semua pengguna ponsel memakai smartphone flagship, bisa dibayangkan lambatnya perangkat mereka, terutama yang memakai ponsel dengan RAM hanya 1GB atau 2GB.

3. Habiskan lebih banyak mobile data
Seberapa sering iklan muncul saat kamu sedang membuka atau memainkan aplikasi gratis? Tentunya hal ini juga menguras lebih banyak kuota dibandingkan saat pop-up iklan tak muncul. Berdasarkan hasil temuan para peneliti, jumlah paket data yang didapatkan dari aplikasi gratis 100 persen lebih banyak dari aplikasi berbayar dengan kenaikan mencapai 79 persen.

Latest