Wednesday, June 19, 2019
Home News Studi: Pekerja Indonesia Perlu Dipersiapkan Sambut Era Digital

Studi: Pekerja Indonesia Perlu Dipersiapkan Sambut Era Digital

-

digital-transformationJakarta, Selular.ID – Microsoft mengungkap beberapa temuan dari studi “Asia Workspac e 2020”. Temuan ini mengemukakan bahwa karyawan di Indonesia tidak merasa dipersiapkan untuk menghadapi kebutuhan pekerja di era digital.

Saat ini 85% responden dari Indonesia menganggap dirinya merupakan pekerja mobile dan menghabiskan setidaknya 20% waktu mereka di luar kantor untuk bekerja, hanya 58% merasa dipersiapkan oleh budaya organisasi dan manajer mereka untuk dapat bekerja sama secara produktif dan kolaboratif. Selain itu, hanya 38% responden setuju bahwa kepemimpinan organisasi mereka berkomitmen untuk memastikan setiap karyawan termasuk dalam rencana untuk meningkatkan kemampuan digital di lingkungan kerja.

Studi yang melibatkan 4.200 karyawan profesional dari 14 negara di Asia ini berusaha untuk memahami pergeseran perilaku karyawan dan kesenjangan di tempat kerja ketika dihadapkan dengan produktivitas ,  kolaborasi dan praktek fleksibilitas kerja (flexy-work). Studi ini juga melibatkan 312 responden dari Indonesia.

Davina Yeo, Chief Operating Officer, Microsoft Indonesia menyatakan Asia telah menjadi kawasan yang paling terhubung – dengan lebih dari setengah dari semua koneksi mobile dunia akan berasal dari Asia pada 2021, sehingga organisasi perlu memikirkan kembali bagaimana mereka memberdayakan tenaga kerja mereka dengan budaya, kebijakan, infrastruktur dan perangkat yang tepat untuk memaksimalkan potensi mereka.

“Hal ini juga termasuk memungkinkan kolaborasi dari mana saja, pada perangkat apapun. Namun, sangatlah penting bagi para pemimpin bisnis untuk mengevaluasi dan menerapkan perubahan untuk melawan tantangan budaya dan manajemen yang menghambat karyawan untuk bekerja secara lancar dari mana pun mereka berada, yang nantinya dapat menghambat pertumbuhan dan kemajuan organisasi di era digital,” tandas Davina.

Seiring dengan itu, Microsoft baru saja mengeluarkan Microsoft Teams yang dapat menyatukan orang, percakapan dan konten dengan perangkat yang dibutuhkan oleh tim. Microsoft Teams terintegrasi dengan aplikasi Office yang berbasis pada Office 365 dan jaringan cloud global Microsoft yang aman.

Microsoft Teams dibuat berdasarkan empat pilar, yaitu Chat for Today’s Team,

  • Chat for Today’s Team.  Microsoft Teams memberikan pengalaman percakapan yang modern, dengan thread yang memungkinkan semua orang yang terlibat untuk dapat membaca pesan. Percakapan dapat dibuat terlihat seluruh tim atau hanya dapat dibaca oleh orang-orang tertentu, dan pengguna dapat mengakses beberapa tim, sehingga memudahkan untuk beralih di antara proyek-proyek yang sedang dikerjakan.
  • A hub for teamwork. Aplikasi dan layanan Office yang digunakan oleh tim setiap hari – Word, Excel, PowerPoint, SharePoint, OneNote dan PowerBI- telah terintegrasi di dalam Microsoft Teams, sehingga semua orang memiliki informasi dan perangkat yang mereka butuhkan.
  • Customization for Every Team. Microsoft Teams menawarkan kemampuan untuk menyesuaikan ruang kerja dengan tab, konektor dan bot dari mitra pihak ketiga serta layanan Microsoft lainnya seperti Microsoft Planner dan Visual Studio Team Services.Hari ini, lebih dari 150 integrasi telah tersedia atau akan segera hadir melalui perusahaan seperti SAP, Trello, Hipmunk, Growbot dan ModuleQ.
  • Security teams trust. Microsoft Teams dibuat dengan standar sangat tinggi, enterprise-grade cloud Office 365, memberikan kemampuan keamanan dan penyesuaian keamanan yang canggih seperti harapan pengguna. Teams mendukung standar global termasuk SOC 1, SOC 2, EU Model Clauses, ISO27001 dan HIPAA.

Wiradeva Arief, Co-Founder Agate Studio mengatakan bahwa integrasi Office 365 dengan Microsoft Teams memungkinkan tim untuk mengerjakan sebuah pekerjaan secara bersama-sama dan dapat tetap mendapatkan informasi terbaru dengan konten-konten yang tersedia secara cepat.

“Manfaat yang kita lihat dari Microsoft Teams yang terhubung dengan Office 365 cukup besar. Kami mampu bekerja sebagai satu tim, secara real time, membantu kami membuat keputusan lebih cepat, mendorong keterlibatan dan koneksi dalam bisnis,” kata Wiradeva.

Latest