Sunday, December 15, 2019
Home News Perkenalkan Xiang Wang, Pengganti Hugo Barra di Xiaomi

Perkenalkan Xiang Wang, Pengganti Hugo Barra di Xiaomi

-

xiaomi xiang wang

Jakarta, Selular.ID – Sepeninggalan Hugo Barra sebagai Global Vice President, Xiaomi kehilangan sosok petinggi yang bisa mengejar ambisi perusahaan untuk terus ekspansi ke pasar smartphone global. Namun, tidak butuh waktu lama bagi Xiaomi untuk mencari pengganti Hugo Barra. Pasalnya, Xiaomi sudah menemukan penggantinya, yaitu Xiang Wang, Senior Vice President Xiaomi.

Wang bukan orang baru di bisnis mobile phone. Dia memiliki pengalaman lebih dari 20 tahun di industri komunikasi dan semikonduktor. Sebelum ini, Wang bekerja untuk Qualcomm, tempatnya bekerja selama 13 tahun. Wang menjabat sebagai Senior VP dan President of Greater China di Qualcomm. Lalu, setelah itu Ia baru memutuskan untuk bergabung dengan Xiaomi team di Juni 2015.

Menerima mandat baru, Wang akan menggantikan peran Hugo untuk memimpin usaha Xiaomi yang akan melakukan ekspansi secara global sepanjang tahun ini. Berikut cerita Wang mengenai pekerjaan barunya di Xiaomi, saat Selular.ID mewawancarai secara eksklusif di peluncuran Redmi 4A:

“Hugo is a good guy. Ia bekerja di Xiaomi selama tiga setengah tahun. Ia punya alasan untuk balik (ke AS). Actually, saya sudah bekerja di international business sejak pertengahan tahun lalu di Xiaomi. Menurut saya, kami punya tim yang sangat kuat. Selama tiga tahun, Hugo sudah mendorong pertumbuhan yang baik. Saya mempunyai distribution sales team untuk membantu penjualan di luar India, contohnya seperti Indonesia. Tim sangat baru. Saya membangun tim baru yang sangat berenergi. Saya pikir kami dapat sukses di Indonesia dan tumbuh bersama partner lokal kami.”

Wang mengatakan kehadiran Redmi 4A sebagai bentuk keseriusan mereka menjalankan bisnisnya di Indonesia. Dia pun mengklaim bahwa ponsel tersebut sebagai produk buatan Indonesia. Perusahaan asal Cina ini bekerja sama dengan mitra lokal, seperti PT Erajaya, PT Sat Nusa Persada, dan TSM Technologies, di Batam, untuk merakit ponsel ini. Selama enam bulan mereka menyiapkan produksi lokal.

Wang menjelaskan bahwa smartphone 4G penting bagi masyarakat Indonesia. Begitu pula Mi Fans, penggemar Xiaomi, yang mendorong Xiaomi untuk mengikuti aturan tersebut agar bisa memasarkan smartphone 4G di Indonesia.

“Fans Kami atau Mi-Fans menunjukkan dukungan mereka agar Xiaomi dapat memenuhi TKDN. Selanjutnya di tahun 2016, Kami bekerjasama dengan partner-partner lokal di Indonesia,” ujarnya. Saat ini, pemenuhan TKDN untuk ponsel Xiaomi masih 20 persen, untuk kombinasi hardware dan software

Latest