Rabu, 17 Juli 2024
Selular.ID -

ELS Kembangkan Platform Manajemen dan Administrasi Pendidikan di Era Digital

BACA JUGA

sekolahJakarta, Selular.ID – Kendala utama yang dihadapi oleh sistem manual pengelolaan pendidikan seperti sekolah ataupun universitas adalah biaya yang boros, performa sistem yang lamban, menambah beban kerja, dan tidak interaktif.

Melihat itu, platform digital Edugate Learning System (ELS) disebut-sebut menawarkan sistem manajemen dan administrasi lebih hemat, cepat dan dapat membantu pihak sekolah, universitas, maupun kalangan orang tua.

Seperti dijelaskan Vincent Kwan, Chief Excecutive Officer (CEO) ELS, dalam kererangan resminya, menurutnya sistem ELS menjadi jawaban atas permasalahan paling krusial bagi sekolah maupun universitas di Indonesia.

“Sistem ini mampu mengurangi biaya operasional sekolah dan universitas secara drastis dan sekaligus dapat membantu guru, dosen, murid, mahasiswa-mahasiswi dan orang tua untuk terlibat secara proaktif,” kata Vincent.

Sistem ELS, kata Vincent, lahir dari keprihatinan pihaknya dalam melihat sistem yang ada di sekolah dan universitas di Indonesia yang dapat dikatakan saat ini tergolong complicated, mahal, tidak efektif dan tidak efisien.

“Sistem yang kita bangun ini membuat proses belajar mengajar menjadi lebih mudah dan simple,” kata Vincent.

Sistem ELS sendiri, lanjut dia, memiliki 120 fitur yang dikembangkan untuk mendukung proses belajar mengajar menjadi lebih baik dan terintegrasi seperti, e-journals, e-book, online chatting, mobile apps, parental control, dan plagiarism checker.

Uniknya lagi, setiap sekolah dan universitas yang memiliki sistem ELS dapat memiliki nama sendiri, karena sistem ini memang dirancang sesuai dengan permintaan (custom design).

“Pihak ELS bahkan memberikan server tersendiri kepada pihak sekolah maupun universitas untuk dapat mengelola data-data pribadi milik sekolah dan universitas secara mandiri dan terintegrasi,” terang Vincent.

Pihak sekolah atau universitas, lanjut dia, dapat menghubungi ELS untuk membangun sistem ini. Pihak ELS, kata Vincent, akan memasang sistem, memberikan server secara gratis dan melaksanakan pelatihan bagi perwakilan sekolah dan universitas.

Menurut Vincent, pihak ELS tidak membebankan biaya apapun kepada pihak sekolah dan universitas. Biaya penggunaan sistem ELS, lanjut dia, akan dibebankan dalam bentuk biaya pemeliharaan (maintenance) kepada murid dan orang tua saat mendaftarkan anaknya.

“Umumnya pada saat mendaftar ke sekolah, terdapat rincian biaya yang ditanggung oleh siswa, misalnya untuk pembelian seragam, dan lain sebagainya. Biaya untuk penggunaan sistem kami dapat ditambahkan sebagai biaya untuk pengembangan sistem administrasi digital sekolah,” kata Vincent.

- Advertisement 1-

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU