Friday, April 26, 2019
Home News Smart Telecom Selesaikan Switch Off Nasional Frekuensi 1900Mhz

Smart Telecom Selesaikan Switch Off Nasional Frekuensi 1900Mhz

-

BTS 22Jakarta, Selular.ID – PT Smart Telecom hari ini (14/12/2016) menelesaikan switch off nasional penggunaan frekuensi 1900Mhz ke frekuensi 2,3Ghz sebagai bagian dari penataan spektrum frekuensi secara nasional ang dilakukan oleh Kementrian Komunikasi dan Informatika untuk mendapatkan tambahan bandwidth atau pita frekuensi yang lebih lebar serta meningkatkan kecepatan untuk kebutuhan mobile broadband secara nasional.

Berita acara switch off penggunaan pita frekuensi radio 1900 MHz ini akan ditandatangi oleh Direktur Utama PT. Smart Telecom dan 18  Kepala UPT Monitoring Spektrum Frekuensi Radio, yang memastikan hasil pengukuran di 18 Propinsi.

Switch off ini dikatakan Noor Iza, Plt Kepala Pusat Informasi dan Humas Kominfo dalam keterangannya sesuai dengan amanat dari Peraturan Menteri Kominfo No : 22 Tahun 2014 tentang Penggunaan Pita Frekuensi Radio 2,3 GHz untuk Keperluan Penyelenggaraan Telekomunikasi Bergerak Seluler dan Realokasi Penggunaan Pita Frekuensi Radio 1,9 GHz yang menerapkan Personal Commmunication System 1900 ke Pita Frekuensi Radio 2,3 GHz.  Switch off pita frekuensi 1900 MHz PT. Smart Telecom berakhir secara nasional per 14 Desember 2016 dan berpindah ke spektrum frekuensi pengganti yang dialokasikan pita frekuensi 2.3GHz.

Sementara itu Ismail, Direktur Jendral SDPPI menyampaikan bahwa switch off penggunaan pita 1900 ini merupakan bagian dari penataan Pita Frekuensi Seluler Nasional secara keseluruhan dengan tujuan agar lebih efisien dan optimal dalam penggunaannya.

“Dengan switch off penggunaan 1900 MHz oleh PT. Smart Telecom, Kementerian Kominfo dapat melakukan penataan kembali penggunaan blok 11 dan 12 pada pita 2100 MHz yang selama ini terganggu dengan penggunaan pita 1900 MHz berteknologi CDMA,” jelasnya dalam keterangan tersebut

Meskipun pelaksanaan switch off 1900 MHz PT. Smart Telecom sudah dilaksanakan dan sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan, Direktorat Jenderal SDPPI melalui Direktorat Pengendalian SDPPI beserta Unit Pelaksana Teknis (UPT) Ditjen SDPPI tetap terus melakukan pengawasan dan pengendalian pita frekuensi 1900 MHz secara terus menerus untuk memastikan tidak adanya potensi gangguan yang merugikan pada pita frekuensi 2,1 GHz.

Dengan demikian terhitung mulai tanggal 15 Desember 2016 pukul 00.00 WIB layanan PT. Smart Telecom tidak akan ada lagi pada pita frekuensi 1900MHz.

Merza Fachys, Direktur utama PT Smart Telecom, menjelaskan langkah-langkah Switch off ang telah dilaksanakan, yaitu :

1. Bahwa pelaksanaan relokasi pita frekuensi 1900 MHz dimulai pada bulan November 2016, pelaksanaan relokasi pada bulan tersebut dilaksanakan oleh PT. Smart Telecom dengan memperhatikan keberadaan pelanggan.

2. Relokasi pita frekuensi 1900 MHz dilaksanakan dengan cara mengurangi jumlah carrier secara bertahap di seluruh daerah hingga menyisakan 1 (satu) carrier pada tanggal 6 Desember 2016.

3. Switch off secara nasional dijadwalkan pada tanggal 14 Desember 2016 dengan mengurangi secara keseluruhan jumlah carrier pada pita frekuensi PT. Smart Telecom.

Subscribe to Selular Newsletter

Dapatkan berita menarik seputar harga smartphone terbaru dan informasi telekomunikasi Indonesia.

Latest